Logo Sulselsatu

OJK Sulselbar Luncurkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Wisata Kassi Kabupaten Jeneponto

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 19 November 2024 12:52

Peluncuran program Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto. Foto: Istimewa.
Peluncuran program Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) melalui sinergitas bersama TPAKD Provinsi Kabupaten Jeneponto dan PT BPD Sulselbar meluncurkan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Kassi Kabupaten Jeneponto.

Peluncuran program ini bertujuan untuk mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa melalui pengembangan desa. Serta, mewujudkan pemerataan pemahaman maupun penggunaan produk/layanan keuangan khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Kepala OJK Sulselbar Darwisman mengatakan, sejak dimulainya inkubasi EKI terdapat penambahan penggunaan produk/layanan keuangan berupa penyaluran kredit sebanyak Rp3,7 miliar kepada 40 orang pelaku UMKM.

Baca Juga : Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan

“Dana pihak ketiga sebesar Rp565 juta oleh 150 orang nasabah, pembentukan QRIS sebanyak 39 merchant, pembentukan agen Bank Sulselbar 1 orang, serta pembukaan tabungan Haji sebanyak 28 orang di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto,” kata Darwisman.

Penjabat Gubernur Sulsel Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program Ekosistem Keuangan Inklusif oleh OJK Sulselbar dalam rangka meningkatkan Literasi dan inklusi keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Desa wisata Kassi.

Penjabat Bupati Jeneponto Junaedi menyampaikan terima kasih kepada Kantor OJK Sulselbar dan seluruh pihak yang telah menyukseskan program Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga : OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan

Bupati Junaedi juga menekankan pentingnya program tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, khususnya melalui pengembangan UMKM Desa.

Ke depan, program EKI ini akan dilanjutkan pada 2025 dengan memilih desa lainnya. Desa dimaksud tidak hanya terbatas pada desa wisata, namun juga menyasar pada desa dengan potensi sektor usaha produktif unggulan lainnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...