Logo Sulselsatu

10 Kantor Lurah di Makassar Diindikasi Jadi Markas Pemenangan Paslon

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 25 November 2024 16:54

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto . Foto: Istimewa,
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto . Foto: Istimewa,

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menduga ada sekitar 10 lurah di Kota Makassar yang tidak netral dalam Pilkada 2024

Hal itu disampaikan Danny saat diwawancara di Anjungan Pantai Losari Jl Penghibur usai mengikuti salat subuh berjamaah, Minggu (24/11/2024).

Lurah-lurah tersebut diduga telibat politik praktis, mendukung dan berpihak ke salah satu paslon di Pemilihan Wali Kota Makassar.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

“Kalau ada unsur pemerintah yang terlibat (politik) laporkan langsung ke saya, walupun saya dengar beberapa lurah terlibat dalam politik praktis,” ucap Danny Pomanto.

Bahkan ada lurah yang secara terang-terangan menggunakan fasilitas pemerintah, dalam hal ini menggunakan kantor lurah sebagai markas untuk menyukseskan paslon tertentu.

Untuk itu, Danny menegaskan akan segera menindaki para lurah yang tidak netral dalam momen Pilkada serentak ini.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Saya dengar malah ada kantor lurah jadi markas paslon tertentu, saya pasti akan tindaki,” tegas Danny Pomanto.

Termasuk pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kata Danny, ia juga telah menerima banyak laporan terkait pejabat yang tak netral.

“Termasuk perangkat OPD, ada yang terdeteksi (mendukung paslon tertentu). Ada saksi-saksi kok, ditekan semua. Saya saja wali kota tidak pernah teman-tekan orang,” katanya.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

Danny kembali menegaskan, ia harus mengawal dengan baik demokrasi di Makassar.

Jangan sampai tatanan pemerintahan hingga masyarakat rusak karena perilaku yang melanggar hukum.

Ia memberikan kebebasan kepada seluruh lapisan pegawai lingkup Pemkot Makassar untuk memilih kandidat sesuai dengan hati nuraninya.

Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG

Masyarakat khususnya pegawai tetap menjaga kondusivitas, menghindari perselisihan dan tetap mengokohkan persaudaraan.

“Pilkada sisa beberapa hari lagi, silahkan menyalurkan suara kita dengan baik. Jangan saling intimidasi,” ujar Danny.

“Hari ini sudah masuk tahapan minggu tenang, saya harap kalaupun kita semua berbeda pilihan masing-masing, tapi harap kita tetap bersaudara, kita semua satu warga makassar, tidak usah saling provokasi, saling mencela, karena Allah sudah mentakdirkan siapa jadi wali kota siapa jadi gubernur, tidak usah khawatir,” sambungnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional17 Juli 2026 18:34
Pelabuhan Balantang PT Vale Raih Predikat Bintang Empat Green and Smart Por
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) meraih penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 berkat penerapan konsep pelabuhan ramah lingkungan dan b...
Metropolitan17 Juli 2026 18:12
Pemkot Makassar Target Bagikan Seragam Gratis Siswa Baru Awal September
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Program seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Kota Makassar ditargetkan selesai dan mulai dibagikan paling lambat...
Metropolitan17 Juli 2026 18:11
Kecamatan Ujung Pandang Gencarkan Gerakan Zero Sampah di Pulau Lae-Lae
SULSELSATUcom, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang terus memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat hingga ke wilayah kepul...
Nasional17 Juli 2026 18:05
HUT ke-56, Astra Motor Gunakan Solar PV 40 kWp untuk Kurangi Emisi Karbon
Astra Motor memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan meresmikan penggunaan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak...