Logo Sulselsatu

Bumi Karsa Tuntaskan Penanaman 5.500 Pohon di Sulawesi Hingga Jawa dan Sumatera

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 29 November 2024 20:09

Bumi Karsa tuntaskan tanam 5.500 pohon. Foto: Istimewa.
Bumi Karsa tuntaskan tanam 5.500 pohon. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bumi Karsa kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan.

Penanaman 5.500 pohon telah dilakukan pada berbagai proyek yang tersebar di wilayah Sulawesi, Jawa hingga Sumatera.

Penanaman pohon tersebut telah berlangsung sejak awal 2024 dan ditutup di proyek Bypass Mamminasata, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Adapun jenis-jenis pohon yang ditanam selama ini, antara lain mahoni, mangga, pucuk merah, mangrove, trembesi, jabon merah, jati putih, bintaro, angsana dan jambu.

CEO PT Bumi Karsa Kamaluddin menjelaskan, tujuan dari penanaman pohon ini mencakup beberapa aspek, salah satunya mendukung sustainability atau keberlanjutan dan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk melakukan pemulihan lingkungan.

Penanaman pohon akan membantu memulihkan atau meningkatkan kualitas lingkungan yang berfungsi untuk mengurangi dampak negatif, seperti erosi tanah dan pengurangan emisi karbon.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Dampingi Enam Kelompok UMKM di Bone Perkuat Legalitas

“Penanaman pohon pun dilakukan di daerah yang berada di sekitar lokasi proyek konstruksi Bumi Karsa untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah tersebut. Program ini tak hanya sekadar menjadi kegiatan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen dari perusahaan untuk terus melakukan pembangunan berkelanjutan, tanggung jawab sosial dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, General Affair & Legal Manager Bumi Karsa Sariwati menambahkan, penanaman pohon ini juga merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-55 Bumi Karsa.

Melalui penanaman pohon ini, lingkungan akan mendapatkan kualitas udara dan kondisinya menjadi lebih baik, menyerap polutan udara, menciptakan ruang hijau hingga meningkatkan kualitas tanah air di daerah tersebut.

Baca Juga : Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia

“Dengan penanaman pohon pun dapat meningkatkan kuliatas hidup masyarakat di daerah proyek secara keseluruhan. Bumi Karsa berharap bahwa program penanaman pohon ini dapat berlanjut di masa-masa yang akan datang,” tutur Sari.

Sebelumnya, Bumi Karsa memiliki program CSR yang bertajuk Agroforesty di Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa.

Program ini pun telah meningkatkan fungsi hutan dengan tersedianya bibit sebanyak 75.000 pohon dan realisasi penanaman sebanyak 2.371 hektare.

Baca Juga : MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI

Dengan program ini, KALLA berhasil meraih penghargaan predikat bronze untuk kategori Best Practice in Environment dalam ajang CSR Outlook Award pada 2023 lalu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...