Logo Sulselsatu

BPBD Makassar Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Masa Transisi Cuaca

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 04 Desember 2024 17:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi masa transisi cuaca.

Kepala BPBD Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, mengungkapkan bahwa peringatan dini cuaca telah diberlakukan selama tujuh hari, dengan intensitas pantauan ditingkatkan sejak tiga hari terakhir.

“Kondisi saat ini masih dalam masa transisi. Intensitas hujan berkisar antara rendah hingga sedang, belum mencapai tingkat ekstrem. Namun, potensi angin kencang di masa transisi perlu diwaspadai,” ujar Hendra, Selasa (4/12/2024).

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Perkuat Desa Siaga Bencana Hadapi Kekeringan Makassar

Titik Rawan Banjir dan Siaga BPBD
Empat kecamatan di Makassar telah teridentifikasi sebagai wilayah rawan banjir, yaitu Manggala, Panakkukang, Tamalanrea, dan Biringkanaya. Meski curah hujan saat ini belum memicu banjir besar, BPBD memastikan langkah siaga terus dilakukan.

“Teman-teman di lapangan telah meningkatkan intensitas monitoring. Kami mengimbau masyarakat di titik rawan untuk melakukan evakuasi mandiri dan mempersiapkan jalur evakuasi jika diperlukan,” tambah Hendra.

Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik, konstruksi rumah, serta atap seng yang rentan diterpa angin kencang.

Baca Juga : BPBD Makassar Kunjungi Titik Rawan Banjir di Bukit Batu, Terpantau Aman

Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir disarankan segera mengamankan kendaraan dan barang berharga jika terjadi genangan.

Untuk warga yang beraktivitas di luar rumah, BPBD meminta kewaspadaan terhadap potensi angin kencang.

“Hindari pohon tua, papan reklame, atau bangunan yang rawan tumbang. Jika menemukan pohon yang berbahaya, segera lapor ke layanan 112 untuk tindakan pemangkasan,” tegasnya.

Baca Juga : BPBD Catat 48 Titik Rawan Banjir di Makassar

BPBD Kota Makassar telah menyiapkan sumber daya tambahan untuk menghadapi potensi bencana. Sebanyak 10 unit perahu karet dengan berbagai ukuran sudah disiagakan. Petugas juga terus bersiap menghadapi situasi darurat.

“Masyarakat juga kami sarankan untuk tetap berada di rumah jika cuaca tidak bersahabat, kecuali ada keperluan mendesak,” tutup Hendra.

BPBD Kota Makassar mengajak semua warga untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan selama masa transisi ini, demi keselamatan bersama. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...