Logo Sulselsatu

Sempat Dilarang Kakak, Bocah 8 Tahun Tewas Terseret Arus Drainase di Makassar

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 10 Desember 2024 15:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang bocah berusia 8 tahun bernama Maghfirah Annisa meninggal dunia akibat terseret arus drainase di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Selasa (10/12).

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin mengatakan, saat ditemukan korban tersebut sudah meninggal dunia.

“Korban meninggal karena tenggelam di saluran air (drainase) sekitar pukul 11.15 Wita,” ujar Wahid.

Wahid menjelaskan, sekitar pukul 10.00 Wita, saat cuaca masih dalam kondisi ekstrem, korban bermain di dekat drainase bersama kakaknya. “Jadi korban ini bermain air di dekat Drainase yang penuh dengan air,” ucapnya.

Kata Wahid, kakak korban sempat meminta agar tidak terlalu dekat dengan drainase. Mengingat, arus air saat itu cukup deras.

“Kakaknya sempat melarang untuk tidak menyebrangi drainase namun tidak mendengarnya dan tetap menyebrang,” sebutnya.

Saat menyebrang, kata Wahid, kaki korban terpeleset dan terjatuh ke dalam drainase yang tertutup cor permanen. Korban kemudian hanyut, kakaknya disebut sempat menolong dengan memegang tangannya.

Karena arus air cukup deras, korban tidak tertolong dan hanyut sepanjang 50 meter. Adapun kakaknya hanya bisa teriak histeris dan minta tolong kepada warga lainnya.

“Warga yang berdatangan langsung mencari korban. Setelah ditemukan, sempat dilakukan pertolongan pertama namun sudah tidak tertolong lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Hendra Hakamuddin menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wita.

Ia mengatakan korban bersama kakaknya bernama Multazam Azzahra dan seorang temannya bermain di saluran drainase dekat rumahnya. Di mana, kondisi saluran drainase di dekat rumah korban tengah meluap.

Ia melanjutkan, saat itu kaki korban terpeleset ke dalam saluran drainase sedalam 80 cm. Lalu, korban terseret arus deras ke bawah plat deuker.

Kakak korban sempat berusaha menolong dengan menarik korban, tetapi karena deranya arus membuat upaya itu gagal. “Kakaknya segera meminta bantuan warga sekitar. Warga berusaha membuka plat-plat yang menutupi drainase untuk mencari korban,” ungkap Hendra, pada Selasa (10/12).

Hendra menyebut korban ditemukan oleh seorang warga yang menunggu di ujung drainase yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi jatuh.

Namun, lanjut dia, korban telah dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Korban menemukan korban sudah meninggal dunia,” ujar Hendra.

Ia pun menyebut, Tim SAR gabungan dari BPBD dan Damkar Makassar yang tiba di lokasi setelah kejadian tidak sempat melakukan evakuasi karena korban telah ditemukan.

“Tim SAR gabungan BPBD dan Damkar Makassar menuju lokasi namun korban sudah ditemukan sebelum Tim SAR gabungan tiba di lokasi,” tutup Hendra. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...