Logo Sulselsatu

Pesan Tegas M. Qasim Mathar kepada Rektor UIN Alauddin: “Jangan Berlindung di Balik Kata Oknum!

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 15 Desember 2024 15:44

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tokoh agama dan pendiri Pesantren Matahari Maros, M. Qasim Mathar, melontarkan kritik tajam kepada Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Hamdan. Pesan tersebut beredar di media sosial yang disampaikan menyusul kabar adanya dugaan kejahatan besar yang melibatkan anggota internal UIN Alauddin.

M. Qasim Mathar menegaskan bahwa seorang pemimpin seharusnya tidak berlindung di balik istilah “oknum” saat menghadapi kasus kejahatan yang terjadi di lingkup tanggung jawabnya. Ia meminta Prof. Hamdan untuk bersikap lebih tegas dan menunjukkan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.

“Anda adalah kepala rumah UIN Alauddin, di mana tersiar kabar bahwa ada anggota rumah Anda yang melakukan kejahatan besar. Tidak cukup hanya menyatakan itu adalah oknum. Akui bahwa itu anggota rumah Anda,”tegas Qasim Mathar dalam pernyataannya.

Baca Juga : Prof Qasim Mathar: Pergeseran Budaya Berawal dari Dunia Pendidikan

Menurutnya, menyebut pelaku kejahatan sebagai “oknum” hanya upaya menghindar dari tanggung jawab moral sebagai pemimpin. Ia menilai, tanggung jawab seorang rektor bukan hanya memastikan sanksi tegas, tetapi juga harus bersedia mengakui adanya kelemahan dalam pengawasan.

“Tidak cukup Anda menyatakan akan memberi sanksi tegas kepada anggota rumah Anda yang melakukan kejahatan itu. Murid SMA juga bisa menyatakan itu,”lanjut Qasim Mathar.

M. Qasim Mathar juga menyoroti pentingnya pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh seorang rektor. Ia mempertanyakan mengapa seorang pemimpin harus menunggu laporan dari pihak luar, seperti kepolisian, sebelum bertindak atas dugaan kejahatan yang terjadi di lingkungannya.

“Kenapa Anda menunggu polisi memberitahu Anda bahwa ada kejahatan terjadi di rumah Anda? Fungsi pengawasan itu seharusnya dijalankan secara proaktif,” ungkapnya.

Pesan yang paling mengejutkan adalah dorongan kepada Prof. Hamdan untuk mempertimbangkan pengunduran diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral. Menurut M. Qasim Mathar, pengunduran diri bukan sekadar simbol kegagalan, tetapi justru mencerminkan sikap kesatria yang mengakui bahwa pemimpin turut bersalah karena lalai dalam pengawasan.

“Harga kejahatan yang dilakukan oleh anggota, dan terjadi di, rumah Anda belum sebanding dengan pengunduran diri sebagai rektor. Tapi, dengan mengundurkan diri, itu adalah sifat satria, mengakui bahwa Anda ikut bersalah dalam terjadinya kejahatan itu,” jelasnya.

Sebaliknya, jika Rektor UIN Alauddin memilih untuk bertahan di posisinya, hal itu bisa dianggap sebagai bentuk pengecut. “Tidak mundur bisa berarti pengecut. Karena tidak mau menerima kejahatan anggota rumah sendiri, yang awalnya sesungguhnya oleh kesalahan kepala rumah yang tidak melaksanakan fungsi pengawasan terhadap suasana rumah,” tegas Qasim Mathar.

Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah pabrik uang palsu yang ditemukan di area kampus II UIN Alauddin Makassar, yang terletak di Samata, Kabupaten Gowa. Dalam penggerebekan tersebut, beberapa pegawai kampus diduga terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, jumlah uang palsu yang ditemukan dalam penggerebekan tersebut bernilai mencapai miliaran rupiah. Uang palsu tersebut diproduksi di sebuah ruangan yang berada di sekitar perpustakaan kampus II, yang sebelumnya tidak diketahui banyak pihak.

Rektor UIN, Prof Hamdan memastikan bahwa pihak kampus tidak akan melindungi oknum yang terbukti melanggar hukum. Pihaknya akan bersikap kooperatif dengan penegak hukum dan mengambil langkah internal sesuai dengan aturan disiplin pegawai yang berlaku di UIN Alauddin Makassar.

Prof Hamdan menegaskan bahwa pelaku adalah oknum individu dan bukan representasi dari lembaga kampus.
“Pelaku yang ditangkap adalah murni oknum,” tulis Rektor dalam keterangannya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis11 Agustus 2026 10:03
Spesial untuk Konsumen Palopo, Luwu Raya dan Toraja, Asmo Sulsel Siapkan DP Hanya Rp600 Ribu
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan sejumlah promo sepeda motor Honda bagi masyarakat Palopo, Luwu Raya, dan Toraja....
Video10 Agustus 2026 21:39
VIDEO: Peternak Ayam Gelar Aksi di Makassar, Bagi-bagi Telur ke Pengendara
SULSELSATU.com – Sejumlah peternak ayam menggelar aksi damai di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/8). Peternak ayam itu tergabung dalam Pete...
Sulsel10 Agustus 2026 21:13
PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi
Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat....
Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...