Logo Sulselsatu

Warga Menyambut Pergantian PJ Bupati Jeneponto dengan Haru, Junaedi Bakri : Mohon Maaf Jika Ada Kekurangan

Dedy
Dedy

Kamis, 19 Desember 2024 15:50

Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri (Tengah) saat ngopi bareng dengan Forkopimda dan Jurnalis beberapa bulan lalu (Dedi/sulselsatu)
Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri (Tengah) saat ngopi bareng dengan Forkopimda dan Jurnalis beberapa bulan lalu (Dedi/sulselsatu)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Suasana haru menyelimuti masyarakat Jeneponto setelah diumumkannya pergantian Penjabat (PJ) Bupati Junaedi Bakri, yang akan digantikan oleh Reza Faisal Saleh (Kepala Bapenda Pemprov Sulsel), efektif per 20 Desember 2024.

Junaedi Bakri, yang dilantik sebagai PJ Bupati Jeneponto pada Januari 2024, dikenal sebagai pemimpin yang sangat dekat dengan rakyat. Selama masa jabatannya, Edi – sapaan akrab Junaedi – selalu responsif terhadap keluhan masyarakat dan aktif berinteraksi dengan jurnalis serta aktivis. Gaya kepemimpinan yang santun, berbasis pada budaya appakalompo tau (menghormati dan memuliakan orang lain), menjadi ciri khas dalam setiap kebijakan yang diambilnya.

“Warga merasa sangat kehilangan. Pak Edi bukan sekadar pemimpin, tetapi juga sosok bapak bagi kami. Kepemimpinan beliau sangat terasa, mulai dari pembangunan hingga perhatian terhadap masyarakat kecil,” ujar Hamsah, seorang tokoh masyarakat setempat.

Selama menjabat, Junaedi berhasil mendorong perubahan signifikan, di antaranya adalah program Car Free Day setiap Minggu untuk mendukung UMKM serta kebijakan pembatasan jam operasi minimarket untuk memberi ruang bagi pelaku usaha kecil di malam hari.

Keberadaan Junaedi yang selalu mendengarkan keluhan warga dan mencari solusi terbaik membuatnya sangat dicintai masyarakat. Kepemimpinan yang penuh empati ini juga menjadikannya sosok yang tangguh dalam menghadapi kritik dari berbagai pihak, termasuk di media sosial.

“Saya merasa berat melepas Pak Edi. Beliau selalu hadir di tengah kami dengan penuh rasa hormat dan perhatian. Semoga penggantinya bisa melanjutkan semua yang telah beliau mulai,” kata Salma, seorang ibu rumah tangga di Jeneponto.

Meski pergantian ini adalah bagian dari dinamika pemerintahan, warga berharap penggantinya dapat mempertahankan semangat dan visi yang telah ditanamkan oleh Junaedi Bakri selama masa jabatannya.

Dalam kesempatan tersebut, Junaedi Bakri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jeneponto atas segala kekurangan selama masa jabatannya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami dalam menjalankan tugas di Jeneponto. Mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati saudara-saudaraku, terutama masyarakat Jeneponto. Semangat Ki semua. Rewako Jeneponto,” ujar Junaedi dengan penuh haru.

Jeneponto kini menantikan sosok baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, dengan harapan agar program-program unggulan serta kedekatan dengan rakyat tetap menjadi prioritas utama.

Penulis: Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...