Logo Sulselsatu

Ribuan Warga Makassar Mengungsi Akibat Banjir

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Minggu, 22 Desember 2024 18:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Hujan dengan intensitas yang tinggi terus mengguyur Kota Makassar. Akibatnya banyak wilayah yang terendam banjir. Parahnya, ribuan warga terpaksa harus mengungsi.

Berdasarkan data BPBD Makassar yang dirilis 22 Desember, ada tiga kecamatan yang terendam banjir dengan 1.551 korban yang tersebar di 27 titik pengungsian.

Di Kecamatan Manggala ada 760 jiwa korban terdampak banjir yang mengungsi di 12 titik. Sedangkan di Kecamatan Biringkanaya ada 12 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi sebanyak 711 jiwa.

Baca Juga : Mensos Siapkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Banjir di Makassar

Sementara di Kecamatan Panakukang terdapat tiga titik pengungsian dengan jumlah korban yang mengungsi sebanyak 80 jiwa.

:Hujan yang terjadi cukup ekstrem dan membuat banjir di beberapa titik,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin.

Achmad menyebut pihaknya telah mendirikan sebanyak 14 titik pengungsian untuk menampung warga di kecamatan yang terkena dampak banjir.

Baca Juga : BPBD Catat 48 Titik Rawan Banjir di Makassar

“Di Kecamatan Manggala saja di satu kelurahan sudah ada sembilan titik pengungsian, warga telah mengungsi ke titik-titik pengungsian,” ungkapnya.

Achmad menyebutkan bahwa ketinggian air yang merendam rumah warga di tiga kecamatan tersebut rata-rata mencapai 50 sentimeter.

“Ketinggian air mencapai antara 50 hingga 100 sentimeter. Tadi malam ada yang melapor ketinggian air sampai 130 sentimeter,” pungkasnya.

Baca Juga : NasDem Makassar Salurkan Bantuan ke Warga Korban Banjir

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto turun langsung meninjau kondisi banjir yang terjadi di Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang Kecamatan Manggala.

Tidak hanya meninjau titik pengungsian, Danny Pomanto juga berkeliling menggunakan perahu karet sekaligus berdialog dengan para korban yang masih memilih bertahan di rumah.

Danny Pomanto menyebutkan bahwa banjir yang terjadi kali ini terbilang cukup parah. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem menjadi salah satu penyebabnya.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin Bantu Evakuasi Korban Banjir

“Ini termasuk banjir yang cukup parah, cukup tinggi, ini yang kedua kali dalam awal musim penghujan ini dan kita harus bersiapp kalau ini bisa berlangsung berkali-kali,” kata Danny Pomanto disela-sela tinjauannya.

Tinjauannya kali ini selain untuk memastikan logistik aman untuk para pengungsi, ia juga ingin memastikan anak-anak, orang tua, dan seluruh pengungsi tertangani dengan baik.

“Tadi saya lihat kondisi masyarakat, rata-rata dalam keadaan sehat, sistem kesehatan kita ter-cover dengan baik. Rata-rata gatal-gatal, ada sedikit demam,” tuturnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional13 Agustus 2026 14:52
Telkom Kenalkan OCA di DTI-CX 2026, Solusi AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence ...
Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...