Logo Sulselsatu

Wabup Barru Buka Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung di Makassar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 26 Februari 2025 21:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang membuka acara sosialisasi cagar biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma’rupanne di Hotel Harper Makassar, (26/2/2025).

Wakil Bupati Barru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung telah mengusulkan sekitar 723 ribu Ha Area untuk dijadikan sebagai Cagar Biosfer.

Dan hal ini bertujuan untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan konservasi dan areal bernilai penting di Sulsel.

“Cagar Biosfer ini merupakan kawasan terpadu yang mengharmonisasikan kepentingan konservasi dengan pembangunan sosial, ekonomi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi, dan diakui di tingkat internasional. Keberadaan Cagar Biosfore memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam aspek perlindungan dan perestralian alam tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” katanya.

“Saya pernah membaca buku Najam dari Korea bahwa sektor pertanian dan kehutanan kembali ke alam dan berbasis organik, Karena ternyata organik yang ada di dunia sekarang itu tidak ada yang lepas dari zat kimia,
Najam ini belajar bercocok dihutan, dimana dihutan tanaman subur banyak sumber – sumber hara yang betul-betul bisa meningkatkan produktivitas dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan,” urainya.

Abustan mengurai jika sosialisasi hari ini sangat bagus karena wilayah Sulsel sambil mencontohkan wilayah Kabupaten Barru dimana dengan luas 1.174,720 Km atau 117.ribu Ha diantaranya 68 % termasuk kawasan hutan lindung dimana tidak sampai 50 % itu ada pohon. Nah, ini yang perlu kita diskusikan bersama.

“Sehingga kehadiran kita hari ini saya kira sangat penting, karena Kalau bukan hutan yang kita pelihara sekarang saya yakin Indonesia 20 hingga 30 tahun kemudian hanya tinggal 1/4. Sekarang kenaikan air laut itu 1,4 cm/tahun dan menurut yang saya pernah baca bahwa satu pohon yang berumur di atas 25 tahun itu mampu menampung air pada saat hujan ini minimal 25 liter, Kalau 1 juta pohon ditebang maka ada 25 juta liter air yang tadinya tertahan di hutan, sekarang ada di pesisir,” sebutnya.

Dengan status Cagar Biosfer sangat penting membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam skala nasional maupun internasional dan peluang kolaborasi sangat terbuka .

“Sehingga kalau kita mau berkolaborasi, maka kita harus duduk bersama, diskusi, kemudian kita membangun konsensus bersama, jadi kolaborasi bukan kerjasama tetapi lebih tinggi dari pada kerjasama dan itu yang harus dilakukan, disini ada NGO perannya apa? Pemerintah, perannya apa? Saudara-saudara kita yang ada di kawasan hutan, perannya apa? Perguruan tinggi, perannya apa? Itu yang didiskusikan terutama terkait dengan merancang apa yang perlu dilakukan kemudian membangun satu konsensus,” jelasnya lagi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Asriadi Rijal
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...