Logo Sulselsatu

Gubernur Sulsel Khawatir Proyek Tambang Emas Luwu Ikuti Jejak Kerusakan Tambang Freeport di Papua

Asrul
Asrul

Senin, 14 April 2025 22:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rencana kerjasama antara PT Masmindo Dwi Area dan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc untuk proyek tambang emas berskala besar di Luwu, dengan metode Open Pit, memicu kekhawatiran dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Gubernur dua periode itu menilai proyek ini dapat menimbulkan dampak lingkungan yang besar serta ketimpangan sosial-ekonomi yang merugikan masyarakat lokal.

Andi Sudirman menyatakan bahwa ia akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta evaluasi ulang atas izin tambang di wilayah Luwu.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Adik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini menyebutkan, penting untuk mengetahui siapa yang akan mengelola tambang dan bagaimana metode pengelolaannya diterapkan, mengingat potensi kerusakan lingkungan yang bisa terjadi, apalagi jika menggunakan metode Open Pit yang terbukti merusak alam.

“Kita harus menyurati Presiden untuk meminta evaluasi ulang atas izin tambang ini. Terutama mengenai siapa yang mengelola dan bagaimana dampak jangka panjangnya terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak bisa membiarkan hal ini berjalan begitu saja tanpa memperhatikan nasib lokal, terutama dalam pengelolaan kekayaan alam yang seharusnya dikelola oleh pengusaha lokal, bukan perusahaan dari luar,” tegas Andi Sudirman, Senin (14/4/2025).

Gubernur Sulsel itu juga mengingatkan akan dampak buruk yang ditimbulkan oleh proyek tambang Freeport di Papua, yang menyebabkan kerusakan lingkungan besar dan ketimpangan ekonomi. Ia khawatir Luwu akan menghadapi masalah serupa, di mana warga lokal justru akan menjadi korban dari kerusakan lingkungan dan kesenjangan ekonomi.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Kita semua tahu bagaimana kondisi di sekitar tambang Freeport di Timika. Kubangan besar, penebangan hutan, dan masyarakat Papua yang belum juga merasakan kesejahteraan. Jika kita biarkan perusahaan luar yang mengelola tambang di Luwu, yang rugi adalah masyarakat lokal. Pengelolaan oleh perusahaan luar hanya akan menciptakan ketimpangan dan merusak lingkungan,” ujar Andi Sudirman.

Selain itu, Gubernur Andi Sudirman juga menyoroti permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Luwu. Menurutnya, pembukaan lahan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan, baik yang legal maupun ilegal, telah memperburuk kondisi ini dan berimbas langsung kepada kehidupan masyarakat kecil, terutama mereka yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.

“Banjir yang sering terjadi adalah dampak dari pembukaan lahan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan. Masyarakat kecil yang paling merasakannya. Pemerintah harus lebih bijak dalam mengelola sumber daya alam dan tidak mengabaikan kesejahteraan masyarakat serta moral dalam pembangunan,” tambahnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Gubernur Sulsel menegaskan bahwa evaluasi terhadap izin tambang ini sangat penting untuk memastikan bahwa masa depan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal terjaga.

Ia berharap, Presiden dapat mempertimbangkan kembali kebijakan terkait pengelolaan tambang besar di wilayah Luwu demi menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan warga setempat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...
Pendidikan05 November 2026 17:57
Pelindo Jasa Maritim Kenalkan Dunia Kemaritiman ke Pelajar Tuban
Sebanyak 125 siswa kelas XII SMAN 2 Tuban, Jawa Timur, mendapat kesempatan mengenal industri kepelabuhanan dan dunia kemaritiman melalui program Pelin...
Hukum05 November 2026 17:15
Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr M Syukri Akub, menyoroti penggunaan surat perint...