Logo Sulselsatu

Komisi C DPRD Sulsel Tahan Anggaran Penyertaan Modal ke PT Sulsel Andalan Energi, Ini Alasannya

Asrul
Asrul

Jumat, 09 Mei 2025 20:43

Anggota DPRD Sulsel Fadel Tauphan Ansar. Ist
Anggota DPRD Sulsel Fadel Tauphan Ansar. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi C DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) sepakat menahan anggaran penyertaan modal untuk PT Sulsel Andalan Energi (Perseroda) pada APBD Perubahan tahun 2025.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulsel Fadel Tauphan Ansar mengatakan, anggaran penyertaan modal PT SAE senilai Rp2,5 miliar, ditunda karena pertimbangan efisiensi keuangan.

“Mereka minta Rp2,5 miliar untuk penyertaan modal, karena namanya perusahaan baru dibantulah. Tapi kan, kondisi pemprov saat ini sedang tidak baik baik saja, efisiensi kan,” ujar Fadel usai rapat dengan PT SAE, Jumat (9/5/2025).

Baca Juga : Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB

Selain itu, Komisi C DPRD Sulsel menahan penyertaan modal PT SAE disebabkan tidak jelasnya negosiasi partisipation interest atau bagi untung dengan PT Energy Equity Epic Pty LTD yang mengelola blok migas Sengkang.

Awalnya, PT Energy Equity Epic dan Pemprov Sulsel di era Pj Gubernur Zudan Arif Fakhrulloh telah sepakat soal bagi untung sebesar 2,5 persen setiap tahunnya.

Namun belakangan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta PT SAE dengan direksi barunya agar merevisi kesepakatan itu menjadi 10 persen.

Baca Juga : Kadir Halid Ungkap Progres Stadion Sudiang dan Pembenahan Fasilitas CPI Makassar

Komisi C pun meminta PT SAE untuk menerima kesepakatan awal 2,5 persen atau setara hampir Rp3 miliar. Usulan itu mempertimbangkan aspek operasional BUMD tersebut.

“Jadi kami dari Komisi C daripada menunggu sepakati saja dulu yang 2,5 persen itu, sembari berjalan. Daripada setengah mati untuk operasional dan lain-lain tidak tunggu juga penyertaan modal dari Pemprov,” jelas ketua Fraksi Gerindra ini.

Maka dari itu, Komisi C DPRD Sulsel memberi waktu satu bulan kepada PT SAE untuk melakukan negosiasi ulang bagi untung dengan PT Energy Equity Epic.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Jika negosiasi satu bulan tetap pada angka 2,5 persen, maka Komisi C DPRD Sulsel akan mencoret anggaran penyertaan modal PT SAE.

“Tidak ada [penyertaan modal] sudah dihilangkan, kita kan sudah kasih ruang ambil saja yang 2,5 persen itu,” tegas Fadel.

“Kalau memang dia mau 4 atau 5 persen artinya dia tidak ambil yang 2,5 persennya, itu artinya kita tidak kasih juga (penyertaan modal) 2,5 miliar itu,” tandas Fadel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....