Logo Sulselsatu

Rumor Reshuffle Kabinet, Mensesneg: Sampai Hari Ini Belum Ada Pembahasan

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 16 Juni 2025 15:29

Presiden Prabowo Subianto. Ist
Presiden Prabowo Subianto. Ist

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan Presiden Prabowo Subianto sejauh ini fokus pada evaluasi dan pemantauan kinerja menterinya.

“Sampai hari ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle. Namun secara rutin Bapak Presiden melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kinerja menteri di kabinet,” ujar Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip fajar.co.id.

Pras menyebut, evaluasi berkala adalah bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Beberapa menteri mendapat catatan, sementara sebagian lainnya justru menuai apresiasi. Menurutnya, evaluasi sebagai wajar dan tidak selalu berarti akan ada reshuffle.

Yang paling penting menurutnya adalah memastikan kabinet bekerja secara efektif dan memberi dampak nyata bagi rakyat. “Semua keputusan strategis, termasuk soal komposisi kabinet, akan ditentukan dengan pertimbangan matang oleh Presiden,” terangnya.

Rumor perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih terus berhembus kencang meski pihak istana telah beberapa kali membantahnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyatakan Presiden Prabowo Subianto perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih, setelah lebih dari tujuh bulan masa pemerintahan berjalan.

Sebab, ia menilai sudah ada pihak-pihak yang mulai mempertanyakan efektivitas kinerja kabinet Presiden Prabowo.

“Kalau ada Menteri, Wakil Menteri, atau Kepala Lembaga yang tidak perform, apa lagi yang ditunggu coba? Publik tentu berharap mereka segera dievaluasi,” kata Adi Prayitno.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menegaskan, Presiden Prabowo mempunyai hak prerogatif untuk mereshuffle Kabinet Merah Putih.

“Presiden itu punya segala-galanya untuk mendesain dan mengatur, bagaimana teman-teman dan mitra koalisi termasuk para pembantunya, mau dieksekusi atau terus dilanjutkan,” ucap Adi.

Karena itu, Adi menyarankan Presiden Prabowo tidak perlu takut jika melakukan reshuffle kabinet akan mengganggu stabilitas politik nasional.

“Jangan pernah seorang Presiden itu takut kalau reshuffle, pergantian orang, akan melahirkan instabilitas politik, karena saya kira masih banyak cadangan-cadangan yang lain,” pungkas Adi. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik25 Oktober 2026 18:52
Resmi Dilantik Sarmuji, IAS Pasang Target Kursi DPRD Golkar di Sulsel Naik 50 Persen
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memasang target peningkatan perolehan ...
Makassar25 Oktober 2026 18:43
Anniversary ke-4 Perempuan Indonesia Maju Makassar, Melinda Aksa Dorong Perempuan Tingkatkan Kapasitas dan Berkontribusi
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Makassar memperingati hari ke-4 dengan mengusung tema Perempuan Menginspirasi,...
News25 Oktober 2026 17:21
HBD 2026 Perkuat Persaudaraan 32.214 Bikers Honda
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026. Puncak acara yang digelar di Lapangan...
Entertainment25 Oktober 2026 17:00
Purwa Caraka Buka Cabang Musik di Citraland Celebes, 60 Siswa Tampil di Musical Journey
Purwa Caraka Music Studio (PCMS) resmi membuka cabang di Citraland Celebes, Kabupaten Gowa, Minggu (25/10/2026)....