Logo Sulselsatu

Wali Kota Makassar Tegaskan Reformasi Layanan Perizinan, Tegur Keras Praktik Calo

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 24 Juni 2025 20:04

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mereformasi sistem layanan perizinan agar lebih cepat, akurat, dan bebas dari praktik-praktik tidak sehat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Layanan Perizinan yang digelar di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (24/6/2025).

Dalam arahannya, Munafri menekankan bahwa perizinan merupakan wajah utama pemerintah di mata masyarakat dan pelaku usaha.

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk menjalankan layanan ini secara terpadu dan berbasis digital agar dapat dipantau secara real time.

“Masalah perizinan bukan hanya soal koordinasi antar dinas, tapi soal kecepatan dan ketepatan. Jangan buru-buru tapi tidak tepat, jangan lambat apalagi sampai membuka ruang untuk calo,” tegasnya.

Munafri juga menyampaikan peringatan keras kepada oknum internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih terlibat dalam praktik percaloan.

“Tinggalkan pola pikir uang pelicin dari satu dinas ke dinas lain. Jika dibiarkan, kita sendiri yang merusak integritas pemerintah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota memetakan tiga persoalan utama yang menghambat layanan perizinan: proses yang lambat, koordinasi lintas dinas yang lemah, dan campur tangan pihak tidak resmi.

“Jangan lagi ada pemikiran bahwa lebih baik damai di tempat daripada menunggu izin terlalu lama. Kalau sistem lambat, yang rugi pemerintah,” jelasnya.

Untuk itu, Munafri menginstruksikan seluruh proses perizinan dipusatkan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bukan lagi lewat dinas teknis masing-masing.

“Semua harus terintegrasi lewat aplikasi layanan berbasis digital yang bisa dipantau masyarakat. Jangan ada lagi izin diurus lewat perorangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap sistem layanan online, mulai dari jumlah pembayaran hingga verifikasi lapangan, guna menutup celah negosiasi di luar sistem resmi.

“Kalau target tercapai, kita semua yang menikmati hasilnya. Tapi harus dari keringat yang halal,”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...