Logo Sulselsatu

Lanjutkan Penyelarasan Bisnis Anak Perusahaan, SPJM Resmi Gabungkan EII ke Bima

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 03 Juli 2025 16:10

Penandatanganan akta penggabungan anak perusahaannya yaitu PT Equiport Inti Indonesia (EII) ke PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) pada 2 Juni 2025 di Surabaya. Foto: Istimewa.
Penandatanganan akta penggabungan anak perusahaannya yaitu PT Equiport Inti Indonesia (EII) ke PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) pada 2 Juni 2025 di Surabaya. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) melakukan penandatanganan akta penggabungan anak perusahaannya yaitu PT Equiport Inti Indonesia (EII) ke PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) pada 2 Juni 2025 di Surabaya.

Penggabungan ini merupakan salah satu program aksi korporasi pemurnian bisnis SPJM Grup.

Baca Juga : Pelindo Jasa Maritim Berbagi Kurban, Salurkan 23 Sapi dan 7 Kambing di 13 Provinsi

EII dan BIMA merupakan anak perusahaan SPJM yang secara core business memiliki jasa pelayanan yang sama yaitu bidang peralatan.

“Sejalan dengan program strategis SPJM untuk penyelarasan bisnis anak Perusahaan yang serupa, maka agar tercapai efisiensi operasional, memberikan kemudahan standarisasi pelayanan prima, serta untuk meningkatkan daya saing anak Perusahaan, SPJM melakukan penggabungan EII ke BIMA,” ujar Tubagus Patrick selaku SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.

Aksi penggabungan EII ke dalam BIMA merupakan bagian dari aksi korporasi pemurnian bisnis dalam lingkungan SPJM Grup.

Baca Juga : SPJM Kawal Verifikasi Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut Perkuat Keselamatan Pelayaran

Penggabungan ini akan menyederhanakan struktur usaha, mengonsolidasikan kegiatan bisnis sejenis di bawah satu entitas, serta meningkatkan efisiensi operasional dan tata kelola anak Perusahaan yang memiliki pelayanan yang sama.

Dengan penggabungan ini, seluruh kegiatan usaha, aset, dan kewajiban EII akan dialihkan ke BIMA selaku perusahaan surviving entity, sehingga ke depannya seluruh aktivitas jasa pemeliharaan, perbaikan, dan konstruksi yang sebelumnya terbagi antara EII dan BIMA dapat terintegrasi dan dikelola secara terpusat oleh BIMA.

Selain menyederhanakan struktur usaha, langkah ini juga bertujuan memperkuat posisi keuangan, legal, dan operasional, mengurangi risiko administratif dan perizinan ganda, serta meningkatkan daya saing perusahaan.

Baca Juga : PT Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kompetensi Pandu Lewat Program Endorsement

Secara strategis, aksi yang dilaksanakan di Graha Indraprasta, kantor Pusat BIMA ini merupakan bentuk restrukturisasi usaha untuk menciptakan perusahaan dengan portofolio bisnis yang lebih fokus, sehat, dan berorientasi pertumbuhan jangka panjang.

Penandatanganan akta penggabungan ini dihadiri oleh jajaran direksi EII, direksi dan komisaris BIMA, serta manajemen SPJM selaku induk Perusahaan dari EII dan BIMA.

Dengan langkah percepatan aksi korporasi ini diharapkan dapat mewujudkan layanan yang optimal di seluruh wilayah kerja perusahaan untuk mendukung kesiapan dan kehandalan peralatan di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia yang dilaksanakan oleh BIMA.

Baca Juga : Pendapatan SPJM Tumbuh 5 Persen, Laba Bersih Lampaui Target RKAP

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....