Logo Sulselsatu

OJK Catat Aset Perbankan Sulsel Tumbuh 4,49 Persen pada Mei 2025

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 17 Juli 2025 17:27

Ilustrasi perbankan. Foto: Istimewa.
Ilustrasi perbankan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menilai stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap terjaga di tengah tekanan dinamika perekonomian global pada Mei 2025.

Hal ini sejalan dengan kondisi sektor jasa keuangan nasional yang tetap terjaga stabil sebagaimana hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 25 Juni 2025.

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, sektor perbankan di Sulampua masih tetap terjaga stabil, tercermin dari pertumbuhan Aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan Kredit yang masih mencatatkan pertumbuhan positif.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Pada posisi Mei 2025, aset perbankan tumbuh sebesar 4,49 persen (yoy) mencapai Rp547,00 triliun. Penghimpunan DPK di Sulampua tercatat telah mencapai Rp341,44 triliun atau tumbuh sebesar 2,52 persen.

Pertumbuhan DPK mengalami perlambatan secara umum yang disebabkan oleh penurunan signifikan pada komponen giro.

“Meskipun demikian, DPK perbankan di Sulampua masih mencatatkan angka positif yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan tetap terjaga,” kata Muchlasin dalam siaran resmi OJK Sulselbar, Kamis (17/7/2025).

Baca Juga : Risk and Governance Summit 2026, OJK Dorong Tata Kelola dan Manajemen Risiko Dukung Ekonomi Berkelanjutan

Dari sisi komposisi, portofolio DPK masih didominasi oleh tabungan sebanyak 58,48 persen. Hal ini mencerminkan preferensi masyarakat untuk menyimpan dana dalam bentuk yang lebih likuid.

ketahanan ini mencerminkan resiliensi sektor keuangan yang solid serta fundamental perekonomian domestik Sulampua yang tetap kuat.

“Perekonomian Sulampua menunjukkan ketangguhan dengan inflasi yang relatif terkendali, mencerminkan keberhasilan koordinasi pengendalian harga serta dukungan sektor riil yang tetap aktif,” tambahnya.

Baca Juga : OJK Tetapkan Kebijakan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

Stabilitas harga tersebut menjadi landasan penting bagi sektor jasa keuangan untuk terus menjalankan perannya secara optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui intermediasi yang sehat dan perluasan akses keuangan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video17 Juli 2026 21:49
VIDEO: Yang Bilang Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Sendiri!
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto meminta pihak yang menilai harga beras terlalu mahal untuk ikut menanam padi sendiri. Menurut Prabowo...
Video17 Juli 2026 19:34
VIDEO: BGN Ungkap Tunggakan Program MBG Capai Rp1,6 Triliun
SULSELSATU.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap masih memiliki tunggakan pembayaran kepada pihak ketiga senilai Rp1,6 triliun terkait pela...
Nasional17 Juli 2026 18:34
Pelabuhan Balantang PT Vale Raih Predikat Bintang Empat Green and Smart Por
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) meraih penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 berkat penerapan konsep pelabuhan ramah lingkungan dan b...
Metropolitan17 Juli 2026 18:12
Pemkot Makassar Target Bagikan Seragam Gratis Siswa Baru Awal September
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Program seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Kota Makassar ditargetkan selesai dan mulai dibagikan paling lambat...