Logo Sulselsatu

EKII Disambut Antusias, WIPO Apresiasi Peran DJKI dalam Literasi KI

Asrul
Asrul

Jumat, 18 Juli 2025 11:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEWA – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar pertemuan khusus bersama World Intellectual Property Organization (WIPO) di Jenewa, Swiss yang berlangsung pada 16 Juli 2025. Melalui agenda tersebut, DJKI melakukan berbagai hal pembahasan terkait komitmen kerja sama dalam bidang edukasi kekayaan intelektual (KI).

Hadir mewakili DJKI, Direktur Kerja Sama, Pemberdayaan, dan Edukasi Yasmon, membuka pertemuan tersebut dengan menyoroti program Edukasi Kekayaan Intelektual Indonesia (EKII). Program ini merupakan bagian dari inisiatif IP Training Institutions (IPTIs) yang digagas oleh WIPO. Hingga kini, EKII telah sukses menyelenggarakan banyak webinar yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Program EKII ini adalah bukti nyata komitmen DJKI dalam meningkatkan literasi KI di masyarakat,” ujar Yasmon.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Lebih lanjut Yasmon menjabarkan, bahwa program EKII mendapat antusiasme yang luar biasa tinggi dari berbagai kalangan. Hal tersebut ditunjukkan dengan selalu terisinya seluruh kuota dari setiap webinar yang diselenggarakan. Menurutnya, saat ini masyarakat semakin tergerak untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya melindungi dan memanfaatkan KI mereka. Kolaborasi dengan WIPO melalui inisiatif IPTIs ini sangat berperan vital dalam mencapai tujuan tersebut.

Merespons hal ini, Director at WIPO Academy Altaye Tedla menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan program EKII yang dijalankan oleh DJKI sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara DJKI dengan WIPO.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama kita dapat menghasilkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kekayaan intelektual,” ujarnya.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Sebagai informasi, IPTIs merupakan sebuah program yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 berdasarkan rekomendasi dari Committee on Development and Intellectual Property (CDIP). IPTIs bertujuan membantu negara-negara anggota WIPO membangun lembaga pelatihan KI lokal. Model pembangunan kapasitas yang berkelanjutan ini menjadi salah satu layanan WIPO yang paling diminati. IPTIs memberdayakan penerima manfaat di lapangan dengan pengetahuan dan keterampilan KI yang dibutuhkan untuk memanfaatkan kreativitas dan inovasi mereka.

DJKI mengapresiasi adanya program WIPO Joint Master, sebuah program gelar master bersama yang diselenggarakan WIPO dengan berbagai universitas ternama. Program ini memberikan pendidikan berkualitas tinggi di bidang KI kepada mahasiswa dari seluruh dunia. Saat ini ada tiga pegawai DJKI yang telah menerima beasiswa dari program ini dan kini sedang menempuh pendidikan tinggi di institusi bergengsi seperti University of Turin (Italia), Jagiellonian University (Polandia), dan Tongji University (Tiongkok).

Selain itu, DJKI bersama WIPO Academy saat ini sedang dalam proses penerjemahan modul Distance Learning yang tersedia di situs web WIPO Academy ke dalam Bahasa Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk memudahkan akses bagi pegawai DJKI dan masyarakat umum dalam memanfaatkan kursus-kursus pembelajaran KI yang disediakan oleh WIPO Academy.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Kerja sama yang intensif antara DJKI dan WIPO ini sejalan dengan prioritas DJKI dalam memperkuat pemahaman KI di Indonesia. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, IP Academy menjadi salah satu prioritas utama DJKI. IP Academy diharapkan dapat menjadi wadah yang komprehensif untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia di bidang KI, sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang inovatif dan kreatif.

Melalui sinergi antara program-program DJKI dan WIPO, diharapkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia terhadap KI akan semakin meningkat. Hal ini krusial untuk mendorong inovasi, melindungi hasil kreativitas, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal selaku supproting unit Tusi DJKI di wilayah mengungkapkan, ” EKII menjadi strategi literasi nasional yang berdampak nyata bagi perlindungan dan pemanfaatan aset intelektual di Indonesia. Ini juga akan Ini memperkecil kesenjangan literasi hukum dan kekayaan intelektual antar daerah.”

Baca Juga : Penyuluhan Hukum di SMPN 48 Makassar, Kemenkum Sulsel Ingatkan Risiko Medsos

Lanjut Andi Basmal, Dengan semakin banyak individu dan pelaku usaha yang sadar akan perlindungan KI, potensi produk dan karya lokal untuk bersaing di pasar global semakin besar.

Dengan memahami prosedur pendaftaran KI seperti merek, paten, desain industri, dan hak cipta, masyarakat didorong untuk tidak hanya berinovasi, tetapi juga bertindak secara legal. Ini menciptakan generasi kreatif yang cerdas hukum. Hal ini mendorong budaya menghargai karya orisinal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....