SULSELSATU.com, Luwu Timur – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Sarkawi Hamid, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Pemerintah Daerah dalam merespons persoalan banjir yang kembali melanda wilayah Kecamatan Burau.
Pemerintah daerah telah berencana menurunkan tim teknis ke tiga desa terdampak, yakni Desa Lauwo, Lagego, dan Burau Pantai, untuk melakukan penanganan langsung terhadap bencana banjir yang terjadi pada Jumat (18/7/2025).
“Respons sigap yang ditunjukkan pemerintah daerah mencerminkan komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana alam. Saya sangat mengapresiasi langkah pembentukan tim teknis ini,” ujar Sarkawi dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (17/7/2025).
Pernyataan ini disampaikan menyusul tanggapan Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspaswati, terhadap Pemandangan Umum Fraksi PAN dan Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) yang menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi akibat curah hujan tinggi serta aktivitas perusahaan perkebunan milik PTPN XIV.
Sarkawi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi GPR DPRD Luwu Timur berharap tim teknis segera melakukan koordinasi dengan pihak PTPN XIV demi menemukan solusi jangka panjang yang berpihak pada masyarakat.
“Tim teknis diharapkan tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga dapat berdialog dengan pihak perusahaan, agar ada kesepahaman dalam mengelola wilayah yang rawan banjir,” tambahnya.
Diketahui, banjir di kawasan tersebut telah menyebabkan rumah warga terendam dan mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses jalan poros Sulawesi Selatan yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah.
Langkah cepat ini diharapkan menjadi awal dari penanganan banjir yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, serta menghadirkan solusi konkret atas keluhan masyarakat Burau dan sekitarnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar