Logo Sulselsatu

Kakanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Penilaian Kompetensi Pimpinan Tinggi Pratama

Asrul
Asrul

Minggu, 27 Juli 2025 13:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, DEPOK – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengikuti kegiatan Penilaian Kompetensi Manajerial, Sosial Kultural, dan Potensi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum, Depok.

Penilaian ini merupakan bagian dari implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020.

Sebanyak 58 pejabat mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 40 orang Eselon IIA dan 18 orang Eselon IIB. Penilaian dilaksanakan dalam dua gelombang: 25-26 Juli 2025 untuk 49 peserta pertama, dan 28 serta 30 Juli 2025 untuk 9 peserta sisanya.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Sebelumnya, peserta telah mengikuti Pra Penilaian Kompetensi pada 18 Juli 2025.

“Penilaian kompetensi seperti ini menjadi cermin untuk terus mengukur kapasitas diri dalam memimpin dan berinovasi,” kata Andi Basmal setelah mengikuti kegiatan tersebut, Minggu (27/7/2025).

Ia menyambut baik upaya BPSDM dalam memperkuat manajemen talenta secara sistemis dan objektif.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan kebutuhan organisasi.

“Tantangan kepemimpinan saat ini sangat dinamis. Kita membutuhkan pemimpin yang berpikir strategis, berintegritas, mampu berkolaborasi lintas sektor, dan mendorong lahirnya inovasi,” tegasnya.

Pengembangan SDM ini menjadi bagian penting dari visi Indonesia Emas 2045 dan prioritas nasional dalam Asta Cita ke-4.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Penilaian Kompetensi ini menggunakan metode Assessment Center dengan berbagai alat ukur, meliputi:
Tes psikologi / potensi, Analisis kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), dan Wawancara kompetensi

Seluruh proses dikoordinasikan Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum yang telah meraih akreditasi “A” atau “Sangat Baik” dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Penilaian kompetensi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari proses berkelanjutan dalam pembinaan kepegawaian,” jelas Gusti Ayu.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Proses ini mencakup pengisian jabatan, pengembangan karir, hingga manajemen talenta dengan prinsip independen, objektif, dan transparan sesuai Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019.

Kepala BPSDM Hukum mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi.

“Tunjukkan kemampuan dan kesungguhan, jaga integritas dan akuntabilitas, serta tetap menjadi teladan dalam menjalankan tugas,” pesannya.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis mencetak pemimpin unggul yang siap membawa perubahan positif dan memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Hukum.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...