Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Dukung Sekolah Rakyat, Dorong Peran Penyuluh Hukum Jadi Pendidik Dalam Ruang Belajar

Asrul
Asrul

Minggu, 03 Agustus 2025 16:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program Sekolah Rakyat yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi terobosan strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia melalui jalur pendidikan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melalui peran aktif penyuluh hukum didorong untuk dapat menjadi pendidik dalam ruang belajar.

Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Asta Cita keempat, Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang selama ini tercegah dari akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Sekolah ini hadir dengan model berasrama penuh, mengintegrasikan pendidikan akademik dengan penguatan karakter melalui pilar kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, dan keagamaan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyambut baik keberadaan Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata eksistensi negara di tengah kehidupan masyarakat.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Kami di Kanwil Kemenkum Sulsel sangat mendukung penuh program ini. Melalui kehadiran penyuluh hukum, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda dari keluarga prasejahtera tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang hak, kewajiban, serta nilai-nilai konstitusional,” ujarnya.

Para penyuluh hukum dari Kanwil Kemenkum Sulsel berperan memberikan materi-materi dasar hukum secara kontekstual dan menyenangkan, sesuai tingkat pemahaman anak-anak. Ini mencakup pengenalan hak anak, perlindungan hukum, pentingnya menghargai perbedaan, hingga nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan, namun juga tumbuh sebagai warga negara yang sadar hukum, menjunjung tinggi keadilan, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial yang inklusif.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Dengan target 159 titik Sekolah Rakyat hingga akhir 2025 dan 15.000 siswa dari latar belakang ekonomi rentan, kehadiran penyuluh hukum menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi sosial secara menyeluruh, khususnya di wilayah Sulsel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...