Logo Sulselsatu

Tiga Proyek Unggulan di Final SSIC 2025, Ada Industri Bioetanol Hingga Proyek Untia Stadium

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 06 Agustus 2025 08:23

Final South Sulawesi Investment Challenge 2025 yang mendapatkan tiga proyek unggulan. Foto: Istimewa.
Final South Sulawesi Investment Challenge 2025 yang mendapatkan tiga proyek unggulan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Bank Indonesia dalam Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (Forum PINISI SULTAN) menyelenggarakan Final South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2025 di Novotel Makassar pada Senin (4/8/2025).

Dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan melalui Investasi dan Hilirisasi Berbasis Green & Blue Economy”, kegiatan ini menjadi sarana untuk menjaring proyek investasi unggulan ready to offer dari tiap Kab/Kota.

Kegiatan ini juga selaras dengan arah pembangunan jangka panjang, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah lokal.

Baca Juga : QJ Motor Mengaspal di Makassar, Ada Scooter Hingga Cruiser dengan Harga Mulai Rp30 Jutaan

Final SSIC 2025 dibuka oleh Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Asisten III, Ir. A Darmawan Bintang. Darmawan menegaskan, SSIC bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah strategis untuk menampilkan kesiapan daerah dalam menarik investasi, mendorong hilirisasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tema SSIC 2025 juga dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional dan daerah untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) Rizki Ernadi Wimanda melaporkan, SSIC 2025 berhasil menjaring 18 proyek Clean and Clear (CnC) dari 16 kabupaten/kota.

Baca Juga : Terinspirasi Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Netzme Hadirkan Numofest di Makassar

Setelah melalui proses seleksi, verifikasi lapangan, dan pendampingan teknis dalam penyusunan proposal investment project ready to offer (IPRO), enam proyek terbaik terpilih sebagai finalis SSIC 2025.

Enam proyek tersebut di antaranya dari Kota Parepare mengusung proyek Sistem Penyediaan Air Minum, yang dipresentasikan langsung oleh Walikota, H. Tasming Hamid.

Kabupaten Jeneponto dengan proyek Pabrik Garam Industri, disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Islam Iskandar.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Layanan Pangan, Lima Kapal Penumpang PELNI Raih Sertifikasi HACCP

Kota Makassar dengan proyek Makassar UNTIA Stadium disampaikan langsung oleh Walikota, H. Munafri Arifuddin.

Kabupaten Bone membawa proyek Industri Bioetanol Berbasis Limbah Pertanian, dipresentasikan langsung Wakil Bupati, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin.

Kabupaten Luwu dengan proyek Industri Rumput Laut, yang disampaikan langsung oleh Wakil Bupati, Muh. Dhevy Bijak P.

Baca Juga : Rakerda dan Expo PHRI Sulsel Bakal Gelar Fun Run, Dibuka untuk 1.500 Pelari

Kabupaten Luwu Timur membawa proyek Industri Penggilingan Padi, yang dipaparkan oleh Kepala DPMPTSP Luwu Timur, Abd. Wahid Rahim Sangka, Sp., M.Si.

Penilaian terhadap keenam proyek finalis tersebut dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Direktur Promosi Wilayah Amerika dan Eropa Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Selanjutnya, ada juga dari East Java Regional Outreach Manager British Embassy Jakarta, Plt. Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Hasanuddin, dan Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah PT. Sucofindo Indonesia.

Baca Juga : Maju Bersama GoFood Kolaborasi TDA Ajak UMKM Makassar Go Digital dan Naik Kelas

Setelah melalui proses penjurian, ditetapkan tiga proposal terbaik SSIC 2025, yaitu Terbaik I diraih oleh proyek Industri Bioetanol Kab. Bone, Terbaik II oleh proyek Untia Stadium Kota Makassar, dan Terbaik III oleh proyek Industri Pengolahan Rumput Laut Terpadu Kab. Luwu,” kata Rizki.

“Proyek-proyek tersebut diharapkan tidak hanya menjadi inspirasi bagi daerah lain, tetapi juga dapat segera direalisasikan melalui sinergi promosi investasi di tingkat nasional maupun internasional, termasuk melalui South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025 yang akan digelar pada Oktober mendatang,” kata Rizki.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan ini, Forum PINISI SULTAN berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendorong tata kelola investasi yang berdaya saing dan proaktif dalam mendorong percepatan realisasi investasi di Provinsi Sulsel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video19 Januari 2026 23:28
VIDEO: Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Perempuan Pesawat ATR 42-500
SULSELSATU.com – Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500. Korban berj...
OPD19 Januari 2026 21:52
Lindungi Petani Sawit, DPRD Sulsel Minta Pabrik Patuh Harga TBS
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan sikap keras terhadap sejumlah pabrik kelapa sawit yang dinilai mengabaikan kete...
Berita Utama19 Januari 2026 21:45
PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Dharma Samudera ...
Hukum19 Januari 2026 19:40
Penilaian IRH 2026 Disosialisasikan, Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Perkuat Reformasi Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti sosialisasi Penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026...