Logo Sulselsatu

Polres Bulukumba Kembali Gencarkan GPM, Lebih dari 6 Ton Beras SPHP Terjual

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 12 Agustus 2025 17:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BULUKUMBAPolres Bulukumba bersama Bulog Cabang Bulukumba terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai wujud kepedulian Polri terhadap daya beli masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menekan inflasi dan menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Setelah sukses digelar di halaman Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba pada Jumat (7/8/2025), pasar murah kini dilaksanakan secara bergilir di seluruh Polsek jajaran. Minggu (10/8/2025), giliran Polsek Ujung Bulu menjadi tuan rumah, disusul Polsek Ujung Loe pada Senin (11/8/2025), kemudian Polsek Bonto Bahari dan Polsek Bontotiro pada Selasa (12/8/2025).

Adapun harga bahan pokok yang dijual di setiap lokasi GPM antara lain: Gula pasir: Rp15.500 per liter. Beras SPHP: Rp56.500 per 5 kg. Minyak goreng: Rp18.000 per liter.

Baca Juga : Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba

Berdasarkan data Bulog, hingga hari ini total beras SPHP yang telah terdistribusi mencapai 6.510 kg atau lebih dari 6 ton, dengan rincian: 2.100 kg di Islamic Center Dato Tiro. 940 kg di Polsek Ujung Bulu. 675 kg di Polsek Ujung Loe. 2.000 kg di Polsek Bonto Bahari dan 795 kg di Polsek Bontotiro.

Jumlah ini diperkirakan terus bertambah karena pasar murah masih akan berlangsung hingga Jumat (15/8/2025) di seluruh 10 Polsek jajaran. Pelaksanaan berikutnya esok hari dijadwalkan di Kecamatan Gantarang dan Kindang di Polsek masing-masing.

Selain beras, minyak goreng dan gula pasir juga banyak terjual di setiap lokasi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Berikan Bantuan Sumur Bor untuk Masjid Al-Amin Kajang

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., mengatakan kegiatan ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga dapat berdampak langsung pada kestabilan ekonomi keluarga.

“Kegiatan ini kami laksanakan hingga ke tingkat kecamatan agar masyarakat yang jauh dari pusat kota juga dapat merasakan manfaatnya,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, GPM akan terus digelar di berbagai kecamatan sebagai bentuk komitmen Polres Bulukumba membantu pemenuhan kebutuhan pokok warga.

Baca Juga : Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Bulukumba Gelar Upacara Bendera Dipimpin Kapolres

“Semoga Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Gerakan Pangan Murah, Polri membuktikan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...
OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...