SULSELSATU.com, Luwu Timur – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Daerah Pemilihan Malili–Waspunonda, Andi Ahmad, S.AN, resmi mengumumkan alokasi anggaran dana Pokok Pikiran (Fokir) sebesar Rp 1,6 miliar khusus untuk Desa Ledu-Ledu dalam reses perseorangan masa sidang III Tahun Sidang 2024–2025, Kamis (14/8/2025).
Pengumuman tersebut disampaikan di hadapan ratusan warga Desa Ledu-Ledu, yang merespons dengan tepuk tangan meriah dan sorakan antusias seperti “Inilah wakil kita di DPRD Luwu Timur,” sebagai bentuk apresiasi terhadap kejelasan arah bantuan.
Selain anggaran desa, Andi Ahmad juga menyiapkan dana Rp 500 juta untuk pemberdayaan UMKM. Alih-alih dialokasikan per kelompok, bantuan digulirkan langsung ke setiap Kepala Keluarga (KK) dengan nominal Rp 2,5 juta per KK.
“Dana tersebut akan langsung dirasakan dampaknya, meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga,” jelas Andi Ahmad.
Dalam pidatonya, ia juga menyampaikan visinya untuk menjadikan Desa Ledu-Ledu sebagai lumbung pangan Kecamatan Wasuponda, dengan dukungan pembentukan “brigade pangan”. Program ini mencakup pendistribusian alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian lokal.
“Kami ingin memastikan ketahanan pangan desa ini menjadi kebanggaan semua pihak,” tambah anggota DPRD lama ini.
Andi Ahmad mengakui bahwa selama menjabat Kepala Desa Ledu-Ledu masih banyak program yang belum terealisasi. Oleh karena itu, kini lewat posisinya sebagai legislator, ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyatnya melalui mekanisme DPRD.
Reses ini tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa—menjadi momen penting untuk menyampaikan kendala langsung dan menyambung amanah membangun desa.
Warga mengharapkan agar seluruh program yang telah dijanjikan dapat diawasi dan diikuti penerapannya oleh DPRD dan Pemkab, sehingga manfaatnya nyata dirasakan di lapangan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar