Logo Sulselsatu

Berkumpul di Makassar, Fakultas Kedokteran Muhammadiyah se-Indonesia Perkuat Sinergitas Menuju Pentas Global

Asrul
Asrul

Selasa, 19 Agustus 2025 21:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah Workshop Akreditasi Internasional Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus 2025, di Hotel Aryaduta, Makassar, menghadirkan pakar akreditasi nasional dan internasional.

Workshop ini dibuka Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem. Hadir pula Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, Wakil Rektor I Prof. Andi Sukri Syamsuri, Wakil Rektor II Dr. Ihyani Malik, Wakil Rektor IV Dr. Burhanuddin, serta Ketua Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Muhammadiyah (APKKM) Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar, Prof. Dr. Suryani As’ad, menyampaikan bahwa jumlah fakultas kedokteran di PTMA kini telah berkembang menjadi 20, meningkat dari 12 fakultas pada periode sebelumnya.

Baca Juga : Unismuh Makassar Gelar Jalan Sehat Semarak Milad ke-63, Ribuan Peserta Ikut Meriahkan

“Kita menargetkan bakal mendirikan 30 fakultas kedokteran di PTMA, dengan catatan ada perbaikan kualitas terus-menerus, seperti yang kita lakukan hari ini,” ujar Suryani.

Workshop ini diikuti 30 peserta dari sembilan PTMA yang telah berstatus akreditasi Unggul, A, atau Baik Sekali. Peserta mendapatkan pendampingan teknis penyusunan dokumen akreditasi dan berbagi pengalaman praktik akreditasi internasional.

Dalam sambutannya, Rektor Unismuh Abdul Rakhim Nanda menegaskan bahwa keberadaan PTMA dalam jejaring Diktilitbang PP Muhammadiyah merupakan sebuah keuntungan besar.

Baca Juga : Pelantikan Pejabat Struktural Unismuh Jadi Momentum Penguatan I-GIFT dan Budaya Amanah

“Kolaborasi ini membuat PTN pun kadang merasa iri, karena kecepatan informasi yang kita peroleh. Selain itu, kita juga mendapatkan pendampingan intensif sehingga percepatan keunggulan dapat tercapai secara eksponensial,” katanya.

Ia menambahkan, Unismuh merasa beruntung diberi amanah sebagai tuan rumah kegiatan skala nasional.

“Motivasi kami adalah menjadikan Fakultas Kedokteran Unismuh sebagai salah satu penggerak pengembangan kedokteran Muhammadiyah se Indonesia. Sejak berdiri tahun 2008, FKIK telah menorehkan prestasi. Mulai dari akreditasi A, hingga akreditasi internasional ASIIN, termasuk empat kali berturut-turut meluluskan 100 persen peserta UKMPPD,” lanjut Rakhim.

Baca Juga : Dua Profesor Jepang Akan Berkuliah Tamu di Unismuh, Buka Peluang Riset dan Pertukaran Mahasiswa

Sementara itu, Mohammad Adam Jerusalem menekankan bahwa akreditasi internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing pendidikan kedokteran Muhammadiyah di tingkat global.

“Akreditasi tidak bisa dicapai secara instan. Harus dipersiapkan sejak awal, baik melalui penyusunan kurikulum, manajemen mutu, maupun penguatan jejaring internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, PTMA kini memiliki keunggulan kompetitif sekaligus komparatif dalam pendidikan kedokteran.

Baca Juga : Asesor LAM-PTKes Visitasi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Unismuh Makassar

“Dulu para pendahulu Muhammadiyah ditertawakan saat bercita-cita mendirikan perguruan tinggi dan rumah sakit. Namun kini justru menjadi penopang dengan 126 rumah sakit dan 163 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Inilah modal besar kita untuk melangkah ke pengakuan internasional,” kata Adam.

Pada hari pertama, kegiatan diisi Prof. Suryani As’ad mengenai pengalaman akreditasi internasional. Malam harinya, dr. Sudirman Katu, Sp.PD, K-PTI, FINASIM memaparkan sosialisasi instrumen akreditasi LAM-PTKes.

Hari kedua dimulai dengan bimbingan teknis pengisian instrumen akreditasi oleh Prof. Dra. Setyowati, M.AppSc., Ph.D., dilanjutkan materi dari Prof. Dr. dr. Dwiyana Ocviyanti, Sp.OG(K)., MPH, mengenai persiapan dokumen evaluasi diri. Peserta juga mendapatkan pendampingan fasilitator yang terdiri atas sejumlah profesor dan praktisi kedokteran senior.

Baca Juga : Unismuh Makassar dan Kemendiktisaintek Perkuat Ekosistem Publikasi Ilmiah

Dengan terselenggaranya workshop ini, Unismuh Makassar meneguhkan posisinya sebagai salah satu pusat rujukan pendidikan kedokteran Muhammadiyah di Indonesia, sekaligus memperluas langkah menuju akreditasi internasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...