Logo Sulselsatu

Pemkot dan DPRD Makassar Sepakati APBD Perubahan 2025 Senilai Rp5,1 Triliun

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 23 Agustus 2025 11:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran–Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai sekitar Rp5,1 triliun.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Makassar, Jumat (22/8/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, seluruh aspirasi dan rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi perhatian Pemkot.

Menurutnya, masukan legislatif merupakan bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan kota.

“Semua saran dan aspirasi akan kami lihat dan tindak lanjuti. Rekomendasi dari DPRD adalah bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan,” kata Munafri.

Ia menambahkan, perubahan APBD diarahkan untuk mendukung program strategis Pemkot, mulai dari penguatan layanan publik berbasis digital seperti aplikasi Lontara Plus hingga sektor pendidikan dan kesehatan. Munafri juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja SKPD agar setiap program berjalan efektif.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menyebut penandatanganan nota kesepakatan ini sebagai momentum penting memperkuat tata kelola keuangan daerah.

“Perubahan APBD bukan sekadar penyesuaian teknis, tetapi instrumen strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung keberlanjutan pembangunan kota,” ujarnya.

Dari sisi legislatif, juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad menjelaskan pembahasan perubahan KUA-PPAS dilakukan komprehensif sesuai regulasi yang berlaku.

APBD Perubahan 2025 diarahkan pada penguatan pelayanan publik di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga ketertiban umum. Beberapa rekomendasi di antaranya penambahan anggaran Satpol PP, pengadaan server baru di Disdukcapil, peningkatan kapasitas tenaga medis di RSUD, hingga dukungan program pengolahan sampah dan pengendalian stunting.

“Prinsipnya, Banggar bersama pemerintah kota ingin memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ray.

Kesepakatan ini menjadi pijakan bagi Pemkot dan DPRD Makassar untuk memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif dalam mendukung prioritas pembangunan kota, sekaligus memastikan manfaat APBD Perubahan 2025 benar-benar dirasakan masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...