Logo Sulselsatu

Briton Lestarikan Budaya Lewat Festival Gandrang Bulo Tingkat SD di Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 25 Agustus 2025 09:56

Festival Gandrang Bulo Briton. Foto: Istimewa.
Festival Gandrang Bulo Briton. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARBriton English Education sukses menggelar event Festival Gandrang Bulo 2025 pada Minggu (24/8/2025) di area Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman Makassar.

Festival Gandrang Bulo ini diikuti ribuan orang tersebut merupakan kompetisi antar SD se-Kota Makassar dan turut dimeriahkan oleh para siswa/i Britoners dari seluruh cabang di kota Makassar.

Siswa Briton juga turun memeriahkan acara ini dengan tampil di panggung mempertunjukkan bakat seni mereka.

Untuk diketahui, Festival Gandrang Bulo tahun ini menjadi ajang silaturahmi dan pelestarian budaya, sekaligus wadah bagi sekolah dasar di Makassar untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tradisional.

Andi Rachma Adinda Bisma, BA (Hons) selaku Business Area Manager Business menyatakan, event ini adalah kali ke-3 Briton English Education menyelenggarakan Festival Gandrang Bulo.

“Dengan mengusung tema “Upgrade Makassar”, beliau mengajak seluruh yang hadir untuk mendukung pelestarian budaya lokal,” ujarnya.

“Dengan era globalisasi, generasi muda tidak boleh melupakan akar budayanya sendiri, dan Festival Gandrang Bulo 2025 ini bertujuan bukan hanya untuk melestarikan budaya lokal tetapi juga untuk membangun sinergi antar sekolah dan masyarakat,” sambungnya.

Kegiatan yang dimulai Fun Walk ini diikuti oleh seluruh siswa/i Briton dan peserta kompetisi Gandrang Bulo dengan berjalan kaki sambil diiringi oleh musik tradisional Sulsel.

Rute yang ditempuh mulai dari Monumen Mandala di Jalan Jendral Sudirman – Jalan Kartini – Jalan Kajaolalido – Jalan Botolempangan – Jalan Ince Nurdin – Jalan Jendral Sudirman. Para peserta menggunakan kostum tradisional Sulawesi Selatan.

Hadir Drs. H. Irwan Adnan selaku staf ahli Walikota Makassar bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial membuka acara.

“Walikota Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengapresiasi Briton English Education dalam mendukung pemerintah mengedukasi pentingnya berbahasa Inggris dan tetap mengingat akar budaya lokal,” tuturnya.

Adapun peserta kompetisi Gandrang Bulo ini adalah diikuti oleh 15 SD dengan menampilkan kreasi tarian Gandrang Bulo sekolah mereka masing-masing.

SD yang hadir sebagai peserta Festival Gandrang Bulo 2025 adalah SD Al Azhar 34 Makassar, SD Perumnas I, SD Mallengkeri Bertingkat, SD Mangkura 2, SD Inpres Sambung Jawa 1, SD Inpres Sambung Jawa 2, SD Inpres Sambung Jawa 3, SD KIP Bara Baraya 2.

Kemudian SD Bawakaraeng 2, SDN Bulogading, SD Advent Makassar, SD Kartika XXI, SD Inpres Bertingkat Labuang Baji, SD Nusantara dan SD Katolik Mamajang.

Dewan Juri merupakan perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Kampung Seni Baruga Kalluarang dan Briton English Education.

Adapun juara pertama sampai ketiga secara berurutan adalah SD Al Azhar 34, SD Inpres Mallengkeri Bertingkat dan SD Inpres Sambung Jawa 2.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD15 September 2026 20:27
Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat di tengah k...
News15 September 2026 20:25
Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuan...
Video15 September 2026 19:56
VIDEO: Pidato Singkat Purbaya Saat Sertijab
SULSELSATU.com – Momen Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato terakhir dalam acara serah terima jabatan. Serah terima jabatan kepada S...
Opini15 September 2026 19:51
Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga
Sengketa tanah sering kali dipandang sebagai pertarungan mengenai siapa yang memiliki sertifikat, siapa yang menguasai secara fisik, atau siapa yang ...