Logo Sulselsatu

Kemenkum Sulsel Tegaskan Komitmen Dampingi UMKM Daftarkan Hak Merek

Asrul
Asrul

Selasa, 26 Agustus 2025 10:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar sosialisasi kekayaan intelektual khusus untuk pelaku UMKM di BSI UMKM Center Makassar, Senin (25/8/2025).

Kegiatan bertema “Lindungi Identitas Usaha, Tingkatkan Daya Saing” ini bertujuan mengedukasi para pengusaha kecil menengah tentang pentingnya melindungi hak atas merek.

Acara yang berlangsung selama tiga jam mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Analis Kekayaan Intelektual, pelaksana bidang pelayanan KI, perwakilan manajemen BSI UMKM Center Makassar, serta puluhan pelaku UMKM setempat.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan serah terima perjanjian fasilitasi merek untuk lima pelaku UMKM yang terpilih sebagai binaan BSI UMKM Center Makassar. Kelima UMKM tersebut adalah PT. Muskarina Art, Dapoer Andist, Dapoer Noyutri/Bakpia Malino, Kalosi, dan Jipang’ta.

Budi Aryono, perwakilan Manager BSI UMKM Center Makassar dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya kegiatan edukasi ini.

“Para pelaku UMKM perlu diberikan pemahaman betapa pentingnya melindungi usaha mereka dengan mendaftarkan merek yang mereka miliki,” ungkapnya.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Teguh Firmanto, Analis KI Ahli Madya Kanwil Kemenkum Sulsel yang menjadi narasumber utama menjelaskan bahwa kekayaan intelektual memiliki beberapa ruang lingkup. Mulai dari merek, hak cipta, desain industri, paten, tata letak sirkuit terpadu, indikasi geografis, rahasia dagang, hingga KI komunal.

“Sebuah merek penting untuk didaftarkan hak mereknya agar pelaku usaha mendapatkan hak eksklusif berupa perlindungan hukum untuk kepemilikan merek tersebut,” terang Teguh.

Ia menambahkan, merek berfungsi sebagai identitas usaha sekaligus memberikan nilai tambah, reputasi, dan jaminan kualitas produk maupun jasa.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan. Salah satu peserta menanyakan tentang penggunaan nama “Bakpia Malino” untuk produknya. Teguh menjawab bahwa penamaan tersebut harus ditelusuri terlebih dahulu melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Indonesia, mengingat “Bakpia” merupakan nama produk umum sementara “Malino” adalah nama daerah di Makassar.

Pertanyaan lain datang dari Kamaruddin yang ingin mencatatkan desain motif batik miliknya. Teguh menjelaskan bahwa desain motif batik bisa didaftarkan pada rezim hak cipta, dengan sertifikat yang bisa diperoleh setelah melakukan pembayaran PNBP.

Sementara itu, Abdul Karim yang memiliki usaha Songkok Recca dari anyaman kelapa mendapat saran untuk mendaftarkan produknya pada rezim desain industri.

Baca Juga : Penyuluhan Hukum di SMPN 48 Makassar, Kemenkum Sulsel Ingatkan Risiko Medsos

Kegiatan tidak berhenti pada sosialisasi semata. Zulhastanto, Analis KI Ahli Pertama bertugas melakukan pendampingan khusus kepada lima merek penerima fasilitasi. Kelima merek tersebut akan segera memasuki tahap penelusuran dan konsultasi lebih lanjut untuk persiapan proses pendaftaran hak atas merek.

Teguh dalam penutupannya mengajak seluruh pelaku UMKM Makassar untuk tidak ragu melindungi usaha mereka melalui pendaftaran hak atas merek.

“Ini investasi jangka panjang untuk keberlanjutan usaha Anda,” pesannya.

Baca Juga : Kakanwil Kemenkum Sulsel Temui Kapolda Sulsel, Bahas Sinergi Layanan Hukum

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme pelaku UMKM dalam kegiatan ini.

“Saya sangat bangga melihat semangat para pelaku UMKM Makassar untuk memahami dan melindungi kekayaan intelektual mereka. Ini menunjukkan kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya perlindungan hukum dalam berbisnis,” ungkap Andi Basmal.

Lebih lanjut, Andi Basmal menegaskan komitmen Kemenkum Sulsel untuk terus memberikan pendampingan kepada UMKM.

“Kami tidak akan berhenti hanya pada sosialisasi. Tim kami akan terus mendampingi para pelaku UMKM mulai dari proses pendaftaran hingga mendapatkan sertifikat hak merek. Ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk memajukan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Target kami adalah menciptakan ekosistem UMKM yang sadar akan pentingnya kekayaan intelektual. Dengan begitu, produk-produk lokal Sulawesi Selatan akan memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional maupun internasional,” pungkas Demson

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM lainnya untuk segera mendaftarkan hak atas merek mereka. Bagi UMKM yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel atau mengakses layanan online melalui website resmi Ditjen Kekayaan Intelektual.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...