Logo Sulselsatu

Kolaborasi Bersama Pemerintah, Masyarakat, dan PT Vale Pulihkan Towuti untuk Ketahanan Bersama

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 28 Agustus 2025 22:02

Kolaborasi masyarakat, pemerintah dan PT Vale dalam membersihkan minyak dari pipa bocor. Foto: Istimewa.
Kolaborasi masyarakat, pemerintah dan PT Vale dalam membersihkan minyak dari pipa bocor. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejadian kebocoran pipa minyak yang berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur menjadi sebuah tantangan yang memerlukan kebersamaan semua pihak.

Dari masyarakat hingga pemerintah, dari tenaga teknis hingga dukungan perusahaan, semua bergerak dengan hati untuk mempercepat pemulihan.

Semangat gotong royong ini mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia: menghadapi bencana bersama, dan bangkit bersama.

Baca Juga : 23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia

Melihat kejadian ini, masyarakat dari desa-desa terdampak tidak tinggal diam. Mereka dengan sukarela turun membantu pembersihan titik-titik terdampak bersama tim teknis di lapangan.

Hingga hari keenam, warga dari Langkea Raya, Lioka (Dusun Malindoe), Baruga, Matompi, dan Timampu ikut serta dalam pemulihan bantaran sungai dan sawah.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendukung upaya ini dengan memastikan seluruh kegiatan dilakukan sesuai standar keselamatan, membekali masyarakat dengan pembekalan yang sesuai keperluan di lapangan sehingga semangat gotong royong tetap berjalan dengan aman.

Baca Juga : PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta

“Sebagai warga kampung di sini, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu agar pemulihan lebih cepat. Ini kampung kami, mari kita jaga bersama. Kami percaya PT Vale juga hadir sebagai bagian dari kehidupan di sini,” ujar Batteng, warga Longkea Raya.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, pemerintah, dan PT Vale saat konferensi pers di kantor Camat Lioka yang dihadiri oleh puluhan masyarakat.

“Kami melihat sendiri bagaimana kolaborasi terjalin di lapangan. Laporan sementara menunjukkan bahwa lima desa terdampak. Namun, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh tim ahli dan mengumumkan bahwa bencana kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) sejak hari pertama sampai 14 hari kedepan yakni 5 September 2025 akan dintinjau kembali,” kata Irwan.

Baca Juga : PT Vale Operasikan Tiga Blok Tambang, Perkuat Produksi Nikel Nasional

Ia juga menambahkan, sinergi seperti ini memperkuat resiliensi daerah menghadapi tantangan, dan mengapresiasi kesiapan PT Vale untuk terbuka dan hadir bersama masyarakat dalam proses pemulihan.

Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Budiawansyah menegaskan, perusahaan menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai prioritas utama.

“Kami telah menyusun rencana pemulihan sosial dan lingkungan yang komprehensif dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Ini adalah tanggung jawab moral kami sekaligus pembelajaran penting agar kesiapsiagaan ke depan semakin kuat. Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan PT Vale, kami percaya Towuti bisa bangkit kembali #BersamaUntukTowuti,” ujar Budiawansyah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...