Logo Sulselsatu

Polisi Siap Usut Tuntas Pembakaran Kantor DPRD Makassar

Asrul
Asrul

Senin, 01 September 2025 21:44

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasca insiden demonstrasi anarkis pada 29 Agustus lalu di Gedung DPRD Makassar, jajaran kepolisian Polrestabes Makassar tengah mendalami dan mengusut kasus tersebut secara serius.

Aksi brutal itu tidak hanya menyebabkan kebakaran gedung Wakil Rakyat, tetapi juga penjarahan, pembakaran mobil, hingga perusakan sejumlah fasilitas termasuk CCTV di jalan.

Tekanan publik melalui media sosial kian deras, menuntut aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan aparat akan bertindak tegas dalam mengantisipasi dan menangani aksi unjuk rasa pasca kerusuhan 29 Agustus lalu. Arahan tersebut, kata dia, sejalan dengan instruksi Presiden dan Kapolri.

“Artinya ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan didokumentasikan. Jika situasi sampai pada tahap paling kritis, bahkan penggunaan peluru tajam sekalipun bisa ditempuh. Semua demi melindungi masyarakat Kota Makassar agar tidak jatuh korban lebih banyak,” ujar Arya dalam keterangannya ke media dikutip, Senin (1/9/2025).

Terkait identifikasi pelaku pembakaran Gedung DPRD Makassar, Arya menyebut pihaknya telah mengantongi petunjuk awal dan terus mendalami melalui rekaman CCTV serta keterangan saksi.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

“Jumlah massa cukup besar, tapi kami berusaha maksimal untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok tersebut. Tidak mudah, namun bukan tidak mungkin. Mohon kesabaran, kami bersama Pak Kapolda berkomitmen menuntaskan kasus ini,” jelasnya.

Menghadapi rencana aksi unjuk rasa beberapa hari mendatang, Polrestabes Makassar menyiapkan pola pengamanan yang melibatkan lintas elemen.

Menurut Arya, keterlibatan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat diperlukan untuk mencegah terulangnya aksi anarkis.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

“Kita akan kawal setiap unjuk rasa sepanjang sesuai aturan. Tetapi kalau sudah melanggar, tentu tindakan tegas akan dilakukan. Kami tidak akan kompromi dengan anarkisme,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....
Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...