Logo Sulselsatu

Ketua Panitia Road Race Tegaskan Pengaspalan Sirkuit Lumpue Parepare Hasil Swadaya

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 09 September 2025 21:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Ketua Panitia Pelaksana Road Race Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sulawesi Selatan Putaran 3, Firman, menegaskan bahwa pengaspalan di areal Terminal Lumpue yang disulap menjadi sirkuit balap murni hasil swadaya panitia bersama partisipasi sejumlah pihak pendukung kegiatan.

Pernyataan itu disampaikan Firman untuk meluruskan sorotan dari pihak tertentu yang menuding bahwa pengerjaan pengaspalan lokasi tersebut bersumber dari dana proyek Pemerintah Kota Parepare.

“Jadi, kami dari panitia secara mandiri mengumpulkan dana untuk pengaspalan lokasi sirkuit di Terminal Lumpue. Pengaspalan ini bukan dari dana pemerintah kota,” tegas Firman saat ditemui didampingi Ketua IMI Parepare, Jeanne Ahmad Rifai, dan Ketua Solutif Parepare, Basri Bas, Selasa (9/9/2025).

Firman menjelaskan, pengaspalan dilakukan semata-mata untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan jalannya perlombaan, sekaligus meningkatkan daya tarik bagi sponsor maupun peserta balap dari berbagai daerah.

“Pengaspalan bagian dari fasilitas penting supaya bagaimana sponsor bisa tertarik dan para peserta pembalap juga merasa nyaman,” ungkapnya.

Ia juga memastikan, pengaspalan tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dari otoritas terkait.

“Tentu, kami sudah mendapatkan izin dari Balai Pengelola Transportasi Darat Provinsi Sulawesi Selatan, selaku pihak yang memiliki otoritas pemanfaatan Terminal Lumpue,” tambah Firman.

Sementara itu, Ketua IMI Parepare, Jeanne Ahmad Rifai, menuturkan bahwa pesta otomotif ini akan kembali menggema di Kota Parepare pada 19–20 September 2025. Terminal Induk Lumpue yang disulap menjadi sirkuit dadakan dipastikan bakal menjadi pusat perhatian ribuan pecinta otomotif.

Event Road Race Kejurprov IMI Sulsel Putaran 3, kata Jeanne, bukan hanya menjadi ajang adu kecepatan antar pembalap, tetapi juga menjadi pesta hiburan rakyat. Dengan harga tiket Rp50 ribu untuk dua hari, penonton akan disuguhkan persaingan sengit para pembalap sekaligus berkesempatan membawa pulang door prize utama berupa satu unit motor.

Lebih jauh, Jeanne menekankan bahwa perhelatan ini merupakan momentum penting bagi Parepare dalam memperkuat citra sebagai kota sport tourism. Ajang balap dipercaya mampu menggerakkan perekonomian lokal, terutama bagi pelaku UMKM serta sektor pariwisata.

“Kita ingin menghadirkan tontonan yang bukan hanya menghibur, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Setiap event balap selalu mendatangkan ribuan orang, ini peluang besar bagi UMKM dan sektor pariwisata kita,” tandas Jeanne. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Alfa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 September 2026 13:10
Berlaku 1 Oktober, OJK Atur Pelaporan Insidental di Pasar Modal dan Bursa Karbon
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pelaporan Insidental melalui Sistem Pelaporan OJK di sektor Pasar Mo...
Nasional28 September 2026 12:05
Direksi dan Komisaris PJM Tinjau Kesiapan Operasional STS Nipa
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) melakukan Management Walkthrough di Pulau Nipa, Kepulauan Riau ...
Pendidikan28 September 2026 11:34
Pegadaian Bantu Perlengkapan Sekolah bagi Anak Berprestasi di Barrang Lompo
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak berprestasi dan kurang mampu di SDI Barrang Lompo...
Kesehatan28 September 2026 10:42
World Heart Day 2026, Bukit Baruga Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Memperingati World Heart Day 2026, Bukit Baruga berkolaborasi dengan Primaya Hospital Hertasning menggelar pemeriksaan dan edukasi kesehatan jantung b...