Logo Sulselsatu

Kementerian PU Pastikan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kantor DPRD Sulsel Pasca Kebakaran

Asrul
Asrul

Selasa, 16 September 2025 19:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dewi Chomistriana, meninjau langsung kondisi Kantor DPRD Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (16/9/2025).

Gedung tersebut mengalami kerusakan parah setelah dibakar massa dalam aksi demonstrasi pada 29 Agustus 2025 lalu.

Kedatangan Dewi disambut Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama sejumlah legislator. Dalam kunjungan itu, Dewi mengungkapkan hasil kajian cepat yang dilakukan tim Kementerian PUPR.

Baca Juga : PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur

Dari total sembilan massa bangunan, dua di antaranya mengalami kerusakan paling berat, yakni ruang sekretariat di bagian belakang dan gedung utama DPRD.

“Ruang sekretariat dan gedung utama ini rusak berat. Sementara sisanya mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” jelas Dewi.

Menurutnya, rehabilitasi untuk bangunan dengan kerusakan ringan, termasuk gedung tower, akan diprioritaskan lebih dahulu. Targetnya, perbaikan bisa selesai pada Desember 2025 sehingga dapat digunakan sebagai kantor sementara.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

“Mudah-mudahan satu bulan dari sekarang pekerjaan fisik sudah bisa dimulai,” ujarnya.

Sementara itu, gedung utama yang diresmikan pada 1978 disebut masih memiliki struktur yang cukup kuat, sehingga Kementerian PUPR berencana melakukan rehabilitasi berat, bukan rekonstruksi.

Namun, kepastian tersebut masih menunggu hasil pendalaman teknis dari ahli struktur dalam kurun dua minggu hingga satu bulan ke depan.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

Adapun ruang sekretariat di belakang dipastikan harus direkonstruksi atau dibangun kembali. Selain karena kerusakan berat, kapasitas gedung lama sudah tidak memadai.

“Awalnya hanya didesain untuk 48 anggota dewan, sekarang sudah 85. Jadi nanti akan didesain ulang agar sesuai kebutuhan,” kata Dewi.

Pembangunan ulang ini diproyeksikan membutuhkan waktu hingga tahun anggaran 2026–2027.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Mengenai anggaran, Dewi menjelaskan, perhitungan baru sedang dilakukan. Estimasi kasar perbaikan gedung yang rusak ringan hingga sedang diperkirakan mencapai Rp99 miliar. Namun, biaya rekonstruksi sekretariat dan rehabilitasi berat gedung utama belum dihitung secara detail.

Selain dana dari APBN, pemulihan kantor DPRD Sulsel juga akan melibatkan klaim asuransi yang dimiliki gedung utama.

“Nilai klaim kami belum tahu, nanti menunggu informasi dari pemerintah provinsi. Tapi tentu tidak sebesar kebutuhan,” kata Dewi.

Baca Juga : Fauzi A Wawo Buka Akses Rumah Jabatan hingga Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Ia menegaskan, penggunaan klaim asuransi akan diatur secara transparan agar tidak tumpang tindih dengan program Kementerian PUPR.

Lebih lanjut, Dewi memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan sekaligus memperhatikan standar bangunan modern. Mulai dari ketahanan gempa, jalur evakuasi, hingga sistem proteksi kebakaran akan diperkuat.

“Karena gedung ini dibangun tahun 70-an, tentu tidak memenuhi standar sekarang. Jadi nanti akan ada perkuatan struktur agar sesuai kaidah bangunan yang berlaku,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...