Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Pengurus Koperasi Merah Putih Manfaatkan Peluang Merek Dapatkan Hak Eksklusif

Asrul
Asrul

Senin, 22 September 2025 16:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak pengurus Koperasi Merah Putih di Sulsel agar dapat memanfaatkan peluang pendaftaran merek mendapatkan hak eksklusif selaku pemegang sah sebuah merek.

Hal itu disampaikan Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya (Kanwil Kemenkum Sulsel), Teguh Firmanto di Radio Venus dalam acara ‘Masuk Pagi’, Jumat (20/9/2025).

Teguh menjelaskan bahwa fungsi serta manfaat yang diperoleh oleh perorangan atau badan hukum jika memegang sebuah merek.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Identitas produk sebagai pembeda dengan produk lain, jaminan kualitas, aset tak terlihat, dan sebagai nilai tambah.” ucap teguh saat ditanya oleh penyiar perihal manfaat mendaftarkan merek.

Disisi lain, Teguh mengungkapkan bahwa peluang mendapatkan hak eksklusif tersebut dapat dimanfaatkan bagi badan usaha, dalam hal ini Koperasi Merah Putih di Sulsel dalam menjalankan usaha yang berputar di dalamnya.

“Jadi dengan adanya merek kolektif, tentunya lebih memudahkan dalam pembayaran PNBP. Satu merek bisa dipakai bersama oleh para UMKM di sekitar koperasi dalam berusaha,” ungkapnya.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Para UMKM bisa memanfaatkan kesempatan penggunaan merek kolektif tersebut untuk dipakai pada produk usaha mereka. Lebih efektif, lebih bisa saling menjaga merek yang dipakai bersama dan tentunya lebih murah, terlebih lagi difasilitasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Koperasi dan Menengah Prov. Sulsel,” tambahnya.

Disaat yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi, Usaha Koperasi dan Menengah, Indriastuti Saggaf menyebutkan bahwa di Sulsel telah terbentuk 3.059 Koperasi Merah Putih yang telah resmi berbadan hukum. Penggunaan merek kolektif kata Indriastuti, akan memberikan dampak yang besar bagi koperasi.

“Yaitu Menggunakan sendiri merek tersebut, memberi ijin kepada pihak lain untuk menggunakan merek tersebut, melarang pihak lain menggunakan merek tersebut, mendapat perlindungan hukum ketika ada gugatan dari pihak lain, memperpanjang perlindungan hukum untuk 10 tahun kedepan, kenyamanan dan keamanan dalam berbisnis,” ucapnya selaku narasumber.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Talkshow di Radio Venus yang mengangkat tema Lindungi Karya Sebagai Potensi Ekonomi Kreatif berjalan interaktif yang dipandu oleh penyiar. Edukasi yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkum Sulsel dengan menggunakan media konvensional, seperti radio diharapkan dapat lebih menjangkau masyarakat untuk paham terhadap Kekayaan Intelektual.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, saat dikonfirmasi, Sabtu (20/9/2025), menyampaikan apresiasi atas langkah baik jajarannya yang terus menyampaikan edukasi tentang Kekayaan Intelektual dengan memanfaatkan berbagai jenis ruang.

“Harapannya, radio dapat menjadi ruang dengar masyarakat di Sulsel, khususnya Kota Makassar agar lebih paham tentang merek. Selain menjadi nilai tambah, perlindungan selama 10 tahun akan memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Opini24 Agustus 2026 17:03
OPINI: Siap Mengawal Anggaran Pengangkatan PPPK Menjadi ASN
Oleh: Kamrussamad (Juru Bicara Partai Gerindra) Sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah dan DPR menyepakati ara...
Sulsel24 Agustus 2026 17:01
KKI 2026 Buka Peluang Ekspor, UMKM Sulsel Kantongi Potensi Transaksi Rp380,75 Juta
Tujuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sulawesi Selatan membukukan potensi transaksi ekspor lebih dari Rp380,75 juta melalui Business Matc...
Sulsel24 Agustus 2026 16:21
Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?
SULSELSATU.com, GOWA – Roda pemerintahan di Kabupaten Gowa dikabarkan mengalami keretakan antara Bupati Husniah Talenrang dan sejumlah ASN. Apal...
News24 Agustus 2026 16:17
BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Kepegawaian Negara (BKN) bakal memanggil Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (S...