SULSELSATU.com, MAKASSAR – Museum Kota Makassar hari ini menjadi tempat penyambutan kehormatan bagi rombongan dari Konsulat Jenderal Australia bersama peserta Islamic Program Exchange. Kunjungan ini memperteguh posisi Makassar sebagai titik temu budaya lintas negara.
Rombongan disambut dengan penuh kehangatan melalui pertunjukan Tari Empat Etnis, sebuah simbol visual keberagaman budaya Kota Makassar, yang sekaligus menjadi pembuka dialog budaya. Setelah itu, para tamu mendapatkan tur eksklusif di Museum Kota Makassar, dengan sorotan khusus pada koleksi yang menggambarkan interaksi sejarah antara pelaut Makassar dan masyarakat Aborigin Australia.
Salah satu kisah yang ditampilkan adalah sosok Kapten Husein “Using” Daeng Rangka, yang dianggap sebagai tokoh penting dalam menjalin hubungan kedua bangsa melalui perdagangan teripang dan migrasi budaya
Selain menelusuri koleksi museum, para tamu undangan juga diajak menonton film “Marege; Awaiting Macassan” di bioskop mini museum. Film ini mengeksplorasi jejak interaksi historis antara pelaut Makassar dan suku Aborigin di Australia, menjadikan kunjungan ini tidak sekadar kunjungan diplomatik, tetapi juga perjalanan naratif dalam sejarah bersama.
Dalam rangka kunjungan ini, diharapkan akan tumbuh sinergi lebih lanjut antara institusi budaya Makassar dan perwakilan Australia—khususnya dalam pengembangan program pertukaran budaya, penelitian sejarah, dan kolaborasi edukatif lintas negara.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar