Logo Sulselsatu

Yasir Machmud Akui Telah Diperiksa Kejati Sulsel Perihal Dana PON Aceh-Sumut

Asrul
Asrul

Selasa, 23 September 2025 15:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua KONI Sulsel Yasir Machmud menyampaikan bahwa KONI Sulsel bersama sejumlah cabang olahraga (Cabor) peserta PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 telah memenuhi undangan permintaan keterangan dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menegaskan, pihaknya sudah menyerahkan dokumen dan bukti penggunaan dana hibah sebesar Rp17,5 miliar tahun 2024, sementara dana PON lainnya sebesar Rp14 miliar dikelola langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel.

“Dari Rp17,5 miliar, sekitar Rp16,6 miliar untuk tiket pesawat, peralatan pertandingan, training centre, kebutuhan tes fisik, vitamin dan pengobatan atlet bertahap, uang saku atlet selama 4 bulan, kebutuhan sarana pelatihan dan conditioning training atlet di kantor KONI selama masa desentralisasi dan sentralisasi. Selebihnya sekitar Rp900 juta digunakan untuk operasional KONI Sulsel untuk memastikan program berjalan sesuai kalender olahraga 2024,” jelas Yasir dalam keterangan resminya ke Sulselsatu.com, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga : Rudianto Lallo Minta Kejati Sulsel Buka Kembali Kasus Dugaan Penyimpangan Dana JKN di RSKD Gigi dan Mulut

Yasir menambahkan, pengadaan pakaian, perlengkapan, akomodasi, uang saku atlet sisa 3 bulan serta biaya penginapan, transportasi, dan kebutuhan lainnya selama di Aceh dan Sumut sebesar Rp14 miliar dikelola langsung oleh Dispora Sulsel.

Untuk memaksimalkan pemenuhan kebutuhan PON, Yasir menegaskan pengurus KONI Sulsel sudah tidak menerima tunjangan dan insentif mulai bulan Juli hingga Desember 2024. Hal ini dilakukan agar kebutuhan PON dapat dipenuhi baik pada tahap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan dengan membentuk satgas.

“Pertama adalah Tim Pengendali Teknis Pembinaan dan Verifikasi Atlet PON yang dipimpin oleh Waketum I Herman Hading. Kedua adalah Tim Monitoring dan Verifikasi Kebutuhan Peralatan Tanding dipimpin oleh Waketum III Prof Wasir Thalib, dan ketiga adalah Tim Real Cost Kebutuhan Anggaran PON dipimpin oleh Waketum II Chalik Suang,” ungkapnya.

Baca Juga : Yasir Machmud Nahkodai Pengusaha Tani Indonesia HKTI, Fokus Perkuat Petani Modern dan Kemandirian Pangan

Meski begitu, Yasir mengakui KONI Sulsel mengalami kekurangan anggaran dalam membina 408 atlet karena tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi. Ia mencontohkan perbandingan anggaran pada PON sebelumnya.

“PON XIX Jawa Barat 2018, anggaran sebanyak Rp68 miliar untuk 321 atlet. PON XX Papua 2021, anggaran Rp32 miliar untuk 262 atlet. PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan jumlah 408 atlet hanya disiapkan Rp17,5 miliar. Bila dibandingkan dua kali PON sebelumnya, anggaran jauh di bawah, sementara PON kali ini peserta atlet dan ofisial naik dua kali lipat pembiayaannya,” tegas Yasir.

Pada PON XX Papua 2021, Sulsel meraih peringkat ke-11 dengan capaian 11 emas, 13 perak, dan 13 perunggu atau total 37 medali. Sedangkan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sulsel berada di peringkat ke-15 dengan raihan 10 emas, 20 perak, dan 31 perunggu atau total 61 medali.

Baca Juga : Kejati Sulsel Ungkap Berkas Perkara 5 Tersangka Korupsi Bibit Nanas Sudah P21

“Meningkat 24 medali,” kata Yasir.

Sebelumnya diberitakan, Kejati Sulsel tengah melakukan penyelidikan terkait penggunaan dana hibah yang diterima KONI Sulsel.

Dana hibah tersebut diperuntukkan bagi persiapan kontingen pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024.

Baca Juga : Kejati Tegaskan Kasus Bibit Nanas Tetap Jalan Usai Bahtiar Menang Praperadilan

“Iya, proses penyelidikan di Bidang Pidsus Kejati Sulsel,” kata Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, Senin (22/9/2025).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis21 Agustus 2026 21:05
BNI Buka Presale Eksklusif Tiket Andrea Bocelli, Diskon hingga 20 Persen
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membuka exclusive presale tiket konser Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” melalui...
Sulsel21 Agustus 2026 20:53
Kalla Rescue Siaga SAR Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Kawal 3.786 Pendaki
Kalla Rescue kembali terlibat dalam Siaga SAR Merah Putih 2026 di Gunung Bawakaraeng pada 15 hingga 18 Agustus 2026....
Makassar21 Agustus 2026 20:07
RRI Fest 2026 Makassar Hadirkan Gerakan Pangan Murah dan Bazaar UMKM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Makassar akan menggelar RRI Fest 2026 pada 4–5 Septembe...
Metropolitan21 Agustus 2026 18:24
Appi Desak OPD Matangkan Perencanaan, Januari 2027 Program Harus Langsung Jalan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala Organisasi Peran...