SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya menekan angka pengangguran.
Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Kamis (25/9/2025).
“Kami Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmen kuat dalam menekan angka pengangguran dan memperluas peluang kerja,” kata Munafri, didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.
Munafri menjelaskan, upaya Pemkot Makassar membuahkan hasil nyata. “Alhamdulillah, pada 2025 kami sudah mampu menurunkan tingkat pengangguran dari sekitar 15 persen pada 2021 menjadi 9,7 persen,” jelasnya.
Keberhasilan ini, kata Munafri, tidak lepas dari sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BBPVP Makassar, yang memberikan pelatihan vokasi dan keterampilan kerja bagi masyarakat, khususnya warga kepulauan.
Sebagai bentuk perhatian kepada generasi muda, Pemkot Makassar membangun Makassar Creative Hub di 15 kecamatan.
“Kami sudah bekerja sama dengan berbagai organisasi dan instansi, baik dalam maupun luar negeri, termasuk Apple Academy dan Netflix,” beber Munafri.
Sementara itu, Ketua Tim Komisi IX DPR RI, dr. Putih Sari, mengapresiasi langkah Pemkot Makassar. “Hari ini kami menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan keberadaan balai besar pelatihan vokasi dan produktivitas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya di Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia Timur,” tegasnya.
Putih menegaskan, BBPVP berperan strategis dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja agar terserap industri maupun menjadi wirausaha mandiri.
“Kami ingin memastikan peningkatan produktivitas dan penempatan tenaga kerja dapat berjalan baik, agar lulusan pelatihan tidak hanya siap masuk industri tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” jelasnya.
Ia menutup kunjungan dengan menekankan pentingnya balai pelatihan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Jika pelaksanaan program sudah baik, tentu perlu ditingkatkan. Namun jika masih ada kendala, kami siap mencari jalan keluar bersama agar fungsi BBPVP sesuai harapan,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar