SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) perkuat literasi keuangan syariah masyarakat dalam kegiatan bertema Generasi Muda Melek Keuangan Syariah: Bijak, Etis, dan Berkelanjutan.
Kegiatan literasi ini berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kantor Perwakilan III Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Makassar.
Peserta edukasi merupakan Guru Ekonomi Kota Makassar, Majelis Taklim Nurul Hijriah, Komunitas Syariah, Pelaku UMKM, serta mahasiswa dari delapan kampus di Kota Makassar.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar
Edukasi berlangsung di Ballroom Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan Literasi Keuangan Syariah ini juga merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, dan implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sekaligus menggalakkan kembali pembentukan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK Peduli).
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin menyampaikan, ekonomi syariah bukan hanya tentang angka, laporan, dan produk keuangan.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Angkat Potensi Wastra Sulsel ke Pasar Digital
Namun, hal ini adalah gerakan untuk menghadirkan keadilan, keberkahan, dan kesejahteraan bagi masyarakat. Di tengah tantangan global, ekonomi syariah menawarkan jalan alternatif yang inklusif dan beretika.
“Karenanya, kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus menjadi titik awal dari langkah-langkah nyata untuk membangun pemahaman, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat terhadap keuangan syariah,” ucap Moch. Muchlasin.
Selain itu, disampaikan juga bahwa kegiatan hari ini menjadi sangat penting karena menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga yang akan memberikan perspektif berbeda namun saling melengkapi.
Baca Juga : OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur
“LPS menjelaskan tentang penjaminan simpanan syariah, OJK memaparkan upaya peningkatan literasi dan aktivitas keuangan ilegal yang perlu kita hindari, BEI akan mengenalkan potensi pasar modal syariah, Bank BSI akan berbagi pengalaman layanan keuangan syariah, dan kita juga akan mendengar langsung kisah inspiratif dari pelaku UMKM yang berhasil tumbuh berkat pembiayaan syariah. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa keuangan syariah bukan sekadar konsep, melainkan memberikan solusi dan manfaat yang nyata,” jelas Moch Muchlasin.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar