SULSELSATU.com, MAKASSAR — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi di wilayah cakupannya.
Hingga Oktober 2025, Asmo Sulsel telah membina 93 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 12 Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon.
Angka ini meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya yang baru mencatatkan 21 SMK binaan.
Baca Juga : Asmo Sulsel Ajak Perempuan Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara #Cari_Aman
Pertumbuhan jumlah sekolah dan BLK binaan ini sejalan dengan visi Asmo Sulsel untuk menghadirkan tenaga kerja yang siap terjun ke dunia industri, khususnya pada bidang otomotif roda dua.
Melalui pembinaan ini, para siswa dan peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan praktis serta pengalaman langsung di lapangan.
Anton Prihatno selaku Technical Service Manager Asmo Sulsel menegaskan, peningkatan kerja sama dengan SMK dan BLK merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan industri yang berkembang pesat.
Baca Juga : Astra Motor Racing Team Tampil Gemilang di Seri Perdana Mandalika Racing Series 2026
“Kami ingin menggencarkan kolaborasi dengan sekolah-sekolah vokasi di berbagai wilayah. Pertumbuhan jaringan AHASS di wilayah cakupan kami memerlukan SDM berkualitas, dan tentu saja kami berharap lulusan SMK binaan, terutama jurusan TBSM, bisa menjadi bagian dari kebutuhan tersebut,” jelas Anton.
Tidak hanya bermanfaat bagi Asmo Sulsel, kerja sama ini juga membawa dampak positif bagi sekolah binaannya.
Para siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jaringan AHASS, sehingga bisa merasakan langsung bagaimana standar industri otomotif diterapkan. Hal ini membuat mereka lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Baca Juga : Sewindu HPCI Makassar, Asmo Sulsel Gelar Aksi Sosial dan Rolling City
Selain dengan SMK, Asmo Sulsel juga aktif membina BLK di berbagai daerah. Upaya ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan nonformal yang berorientasi pada keterampilan.
“Melalui BLK binaan, kami ingin membekali peserta dengan pengetahuan otomotif terkini, sehingga mereka tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia sepeda motor Honda,” tambah Anton.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari sekolah-sekolah dan BLK binaan.
Baca Juga : Dukung UMKM Naik Kelas, Asmo Sulsel Hadir di Pesta Wirausaha Palopo 2026
Dengan semakin luasnya jangkauan SMK dan BLK binaan, Asmo Sulsel berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang terampil, berdaya saing tinggi, dan siap menghadapi dunia kerja, khususnya dalam industri otomotif roda dua.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar