SULSELSATU.com — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID menegaskan dedikasinya terhadap pembangunan daerah melalui penandatanganan dua Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman strategis di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
MouU diteken bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka dan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd (Huayou), bertepatan dengan pelaksanaan First Digging Ceremony Blok Pomalaa, Rabu (8/10/2025).
Komitmen pertama terkait program Environmental, Social and Governance (ESG) yang bertajuk “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” yang ditandatangani antara PT Vale dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka.
Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional
Program kolaboratif ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Program ESG “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” tersebut berfokus pada tiga pilar utama. Pertama Kolaka Sehat sebagai peningkatan layanan kesehatan masyarakat, gizi anak dan ibu, serta perbaikan akses sanitasi dan air bersih.
Kedua adalah Kolaka Bersih yaitu pengelolaan sampah terpadu, penanaman pohon, serta kampanye edukatif tentang perilaku hidup bersih dan hijau.
Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta
Dan, Kolaka Berdaya untuk penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM, pelatihan keterampilan, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda agar lebih mandiri dan produktif.
Presiden Direktur PT Vale Indonesia Bernardus Irmantonmenekankan, program ini bukan sekadar inisiatif sosial, melainkan prinsip utama perusahaan dalam memandu komitmen terhadap operasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
”Dengan fokus pada prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola, PT Vale secara aktif menghadapi tantangan global dan industri dengan terus mengembangkan inovasi berkelanjutan, memastikan bahwa dedikasi kami terhadap ESG diterapkan secara konsisten dalam semua aspek operasi kami,” katanya.
Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing
Bernardus Irmanto menjelaskan, perseroan tidak hanya berusaha memenuhi kewajiban terhadap operasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, tetapi juga berupaya mengoptimalkan manfaat bagi pemangku kepentingan dan masyarakat luas.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan seiring, dan masyarakat harus menjadi pusat dari setiap langkah pembangunan,” jelasnya.
Kemudian, untuk komitmen kedua terkait Bridge Program, yang ditandatangani antara PT Vale dan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd (Huayou).
Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen
Kerja sama strategis ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan kapabilitas tenaga kerja lokal, khususnya dalam bidang industri hidrometalurgi, yang merupakan bagian penting dari rantai pasok nikel hijau Indonesia.
Melalui Bridge Program, PT Vale dan Huayou berkomitmen menciptakan jembatan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat Kolaka agar dapat bersaing di tingkat nasional dan global.
Program ini akan mencakup pelatihan teknis, pengembangan manajerial, dan kesempatan magang, sehingga tenaga kerja lokal dapat menjadi bagian langsung dari transformasi industri nikel yang berorientasi pada nilai tambah dan energi bersih.
Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis
”Kami juga akan berdedikasi untuk menerapkan standar kepatuhan dalam operasi kami di Pomalaa dalam membentuk masa depan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” papar Mr. Wei Linkui sebagai General Manager Huayou Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kolaka Amri menyampaikan apresiasinya terhadap langkah strategis PT Vale dan mitranya yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama pembangunan daerah.
“MoU ini bukan hanya sekadar dokumen kerja sama, tetapi wujud nyata kolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kolaka,” ungkap Bupati Kolaka.
Kedua MoU ini memperkuat fondasi kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, untuk membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola dalam operasi PT Vale bukan sekadar suatu pilihan, melainkan sebuah tanggung jawab.
Kebijakan keberlanjutan menjadi pemandu utama yang mendorong langkah-langkah menuju masa depan di mana perusahaan beroperasi selaras dengan lingkungan dan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, perusahaan bersama para mitra strategisnya bertekad menghadirkan transformasi nyata untuk Kolaka yang masyarakatnya sehat, bersih lingkungannya, berdaya ekonominya, serta maju dan berdaya saing di panggung industri nikel global.
Untuk diketahui PT Vale dan Zhejiang Huayou Cobalt dan Ford Motor Company bekerja sama di Blok Pomalaa untuk mengolah bijih nikel menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik menggunakan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL).
PT Vale akan memasok bijih nikel, sementara Huayou fokus pada pengolahan nikel di pabrik yang akan di operasikan oleh PT Kolaka Nikel Indonesia (Perusahaan Joint Venture PT Vale, Huayou dan Ford Motor).
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar