Logo Sulselsatu

Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan TB, PT Vale Wujudkan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 Oktober 2025 18:57

PT Vale IGP Pomalaa sosialisasi pencegahan HIV-AIDS dan TB di Kolaka. Foto: Istimewa.
PT Vale IGP Pomalaa sosialisasi pencegahan HIV-AIDS dan TB di Kolaka. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, KOLAKA – Perusahaan nickel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa sosialisasi pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Pomalaa.

Kegiatan yang digelar di Jalan Kerapu, Kampung Bajo, Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa ini merupakan bagian dari implementasi Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya yang diluncurkan bersama Pemerintah Daerah Kolaka.

Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Pomalaa dan pemerintah setempat, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular berisiko tinggi di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri Pomalaa.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Penyakit HIV-AIDS dan TB masih menjadi tantangan kesehatan global. Indonesia termasuk dalam 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dengan lebih dari 1 juta kasus TB setiap tahunnya dan sekitar 24.000 kasus TB di antara penderita HIV.

Di tingkat lokal, Kabupaten Kolaka turut menghadapi tren peningkatan kasus serupa.

Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2023, terdapat 46 kasus baru HIV—meningkat dari 34 kasus di tahun sebelumnya—dan sekitar 56,5 persen di antaranya terjadi pada kelompok usia produktif.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Mayoritas penderita merupakan laki-laki (80,4 persen) dan 67 persen dari kasus telah mendapatkan pengobatan ARV.

Untuk kasus Tuberkulosis (TB), surveilans mencatat 305 pasien positif dari 1.514 orang terduga TB, dengan pola fluktuatif yang dipengaruhi kondisi sosial dan iklim di wilayah tersebut.

Data ini menunjukkan bahwa peningkatan mobilitas penduduk akibat pertumbuhan industri menuntut kewaspadaan lebih tinggi terhadap penyebaran penyakit menular di masyarakat.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

Kepala Puskesmas Pomalaa dr. Alriani Hamzah menyampaikan pentingnya sinergi lintas pihak dalam menanggulangi penyakit menular.

“Dengan meningkatnya jumlah penduduk akibat aktivitas industri, risiko penyebaran penyakit menular juga meningkat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakit secara lebih efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pomalaa Rachmat Hidayat Gavoer menekankan, pencegahan HIV-AIDS adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

“Banyaknya tenaga kerja dari luar dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV-AIDS. Kami mengapresiasi langkah PT Vale yang proaktif melaksanakan kegiatan sosialisasi ini. Jangan takut untuk berobat, karena HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan rutin,” tegasnya.

Dari sisi perusahaan, Achmad Siswandi Asdam selaku Project Engineer PT Vale IGP Pomalaa menegaskan, program kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

“Penandatanganan MoU dengan Pemda Kolaka menjadi tonggak penting kolaborasi antara PT Vale, pemerintah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap langkah operasional perusahaan memberi dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis

Achmad melanjutkan, melalui edukasi kesehatan, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, dan sertifikasi tenaga kesehatan, PT Vale IGP Pomalaa ingin memastikan masyarakat Kolaka memiliki akses kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Upaya ini akan terus bergulir ke seluruh Puskesmas di Pomalaa.

Melalui kegiatan ini, PT Vale juga berkolaborasi dalam promosi kesehatan dan deteksi dini, mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan rutin guna mencegah penyebaran penyakit sejak dini.

“Melalui deteksi dini, kita berharap masyarakat dapat terlindungi sejak awal. Upaya-upaya seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan di wilayah pemberdayaan perusahaan,” tegas Achmad.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PT Vale untuk membangun ketahanan kesehatan komunitas sebagai elemen penting dari pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yakni “Menjamin Kehidupan yang Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan untuk Semua Usia”.

Sebagai langkah nyata, PT Vale melalui Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya akan melaksanakan edukasi lintas desa dan sekolah untuk pencegahan HIV-AIDS dan TB, peningkatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan dan sertifikasi.

Kemudian, penyerahan bantuan alat kesehatan bagi RSUD Tipe D Pomalaa, dan beasiswa dokter spesialis untuk memperkuat sumber daya manusia kesehatan lokal, serta pembangunan sistem deteksi dini berbasis komunitas bersama Puskesmas.

Pertumbuhan kawasan industri Pomalaa menjadikan Kolaka sebagai salah satu motor ekonomi baru di Sulawesi Tenggara.

Namun, PT Vale percaya bahwa kemajuan sejati hanya dapat dicapai jika disertai dengan masyarakat yang sehat, sadar, dan berdaya.

“Melalui komitmen terhadap kesehatan, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PT Vale hadir untuk mendorong perubahan yang nyata dan berkelanjutan. Bersama pemerintah dan masyarakat, kami ingin mewujudkan Kolaka yang lebih sehat, bersih, dan berdaya,” tutup Achmad Siswandi Asdam.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...