SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tabungan emas kini mulai dilirik generasi muda khususnya kalangan mahasiswa sebagai salah satu instrumen investasi masa depan.
Tabungan emas dari Pegadaian ini dinilai menjadi investasi yang aman dan menjanjikan.
Seorang mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Nisa mengaku telah memulai menabung emas sejak Juni 2024 melalui aplikasi Pegadaian Digital.
Baca Juga : PT Pegadaian Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Perawatan Saleman
Ia mengaku, alasannya memilih emas karena stabilitas harganya. Emas salah satu instrumen investasi paling aman, tidak gampang naik, tidak gampang turun.
“Melihat perkembangan emas yang cenderung naik dari tahun ke tahun semakin menguatkan alasan saya. Selain untuk keuntungan, tujuan saya menabung emas juga untuk mempertahankan nilai rupiah agar tidak terjadi inflasi,” tambahnya.
Nisa menjelaskan, pertama kali mengenal tabungan emas saat mengikuti seminar investasi. Setelah mengikuti seminar, ia memulai menabung emas dengan saldo Rp200 ribu.
Baca Juga : Produk Pasar Modal Kian Menarik, Investor di Sulsel Naik 21,35 Persen
Menggunakan tabungan emas sebagai investasi masa depan juga dilakukan Astuti, mahasiswa Universitas Hasanuddin.
“Tabungan emas memudahkan investasi dengan nominal yang kecil. Jumlah tabungannya bisa disisihkan dari uang bulanan. Tidak ada batasan nominal tabungan, bisa menabung terus,” ujarnya.
Pegadaian Kanwil VI Makassar mencatat tabungan emas tembus 704 kilogram hingga posisi 15 September 2025. Jumlah ini tumbuh 46,05 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga : CIMB Niaga Gelar Wealth Xpo 2025, Bantu Nasabah Kelola Kekayaan untuk Keuangan Berkelanjutan
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan menjelaskan, bukan hanya tabungan emas, masyarakat di wilayah Pegadaian Kanwil VI Makassar juga sudah mulai mengenal deposito emas.
“Total nasabah tabungan emas juga tumbuh. Jumlahnya mencapai 287 ribu, tumbuh 20,73 persen,” jelas Ngadenan.
Penulis: Nur Hafila (Mahasiswa PPL Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin Makassar)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar