Logo Sulselsatu

Indonesia Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Imbau Daerah Siaga Bencana

Asrul
Asrul

Minggu, 02 November 2025 19:21

Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa.
Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa Indonesia mulai memasuki periode puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung sejak November 2025 hingga Februari 2026.

Dalam periode ini, potensi peningkatan curah hujan tinggi berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, fase ini merupakan masa siaga nasional terhadap kemungkinan bencana akibat curah hujan ekstrem.

Baca Juga : Cuaca Tak Menentu, Petani Didorong Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Basah

“Puncak musim hujan dimulai November ini dan akan berlangsung hingga Februari. Potensi hujan ekstrem meningkat, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi terutama di daerah rawan bencana,” ujarnya dalam konferensi pers bertajuk “Kesiapan Menghadapi Puncak Musim Hujan” di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Menurut Dwikorita, wilayah yang akan mengalami intensitas hujan tertinggi mencakup sebagian besar Pulau Jawa, Sumatra bagian barat, dan Kalimantan bagian tengah, terutama pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

Sementara itu, puncak musim hujan di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.

Baca Juga : Makassar Siaga Cuaca Buruk

Ia menjelaskan, peningkatan curah hujan dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil, penguatan monsun Asia, serta suhu muka laut yang lebih hangat dari normal.

“Suhu laut yang meningkat hingga tiga derajat Celsius memicu penguapan lebih tinggi, memperkaya pasokan uap air di atmosfer, dan akhirnya meningkatkan intensitas hujan,” kata Dwikorita.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa hingga akhir Oktober 2025, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia atau setara 306 zona musim telah memasuki musim hujan.

Baca Juga : BMKG Jelaskan Alasan Hujan di Makassar Meski Musim Kemarau

Daerah-daerah tersebut meliputi sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian Jawa Timur, Kalimantan, serta beberapa wilayah Sulawesi dan Papua.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam empat bulan ke depan.

“Pola puncak hujan tidak terjadi serentak, tetapi bergeser dari barat ke timur Indonesia. Karena itu, daerah yang sering mengalami banjir dan longsor perlu meningkatkan kewaspadaan sejak dini,” tegas Dwikorita.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Mei 2026 21:43
VIDEO: Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Diajarkan di Sekolah Indonesia
  SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengajaran Bahasa Prancis di sekolah Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat k...
Ekonomi29 Mei 2026 21:11
Kinerja Perbankan Solid, Topang Ekonomi Sulsel yang Tumbuh 6,88 Persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan tetap tumbuh positif pada Triwulan I 2026....
Ekonomi29 Mei 2026 20:43
Pantau Dampak Geopolitik, OJK: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Resilien
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional tetap stabil dan resilien meski perekonomian global masih dibayangi gejola...
Video29 Mei 2026 20:31
VIDEO: Viral Pria di Makassar Curi Motor Babak Belur Diamuk Massa, Kedapatan Bawa Narkoba
SULSELSATU.com – Seorang pria bernama Jaka Prakasa (33) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), babak belur diamuk massa usai kepergok diduga me...