Logo Sulselsatu

Efektivitas Penanganan Anak Berhadapan Hukum, DPPPA Makassar Perkuat Sinergi Antar Lembaga

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 12 November 2025 15:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar kegiatan Efektivitas Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) Tahun Anggaran 2025, Rabu (12/11/2025) di Hotel Best Western, Jalan Botolempangan, Makassar.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala DPPPA Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, M.Kes, yang menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum dan instansi terkait dalam penanganan kasus anak berhadapan dengan hukum.

“Ketika seorang anak berhadapan dengan hukum, ada masa depan yang dipertaruhkan. Anak tidak boleh hanya dipandang dari kesalahannya, tetapi harus diberi kesempatan untuk diperbaiki dan dibimbing,” ujar Ita dalam sambutannya.

Ita menjelaskan, kasus anak berhadapan dengan hukum di Makassar masih cukup tinggi dengan berbagai bentuk, mulai dari perundungan (bullying), pencurian, penyalahgunaan narkotika, hingga kekerasan terhadap anak. Sebagian besar korban adalah anak perempuan yang mengalami kekerasan seksual.

Ia menekankan empat hal penting dalam penanganan ABH, yakni, Mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), memperkuat pendekatan keadilan restoratif yang berfokus pada pemulihan, bukan sekadar penghukuman.

Membangun sinergi lintas sektor antara penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan masyarakat serat memperkuat pencegahan melalui edukasi dan pemberdayaan anak di lingkungan keluarga dan sekolah.

“Keberhasilan penanganan ABH tidak hanya diukur dari penyelesaian perkara, tetapi dari kemampuan kita mengembalikan mereka menjadi anak-anak yang percaya diri, bertanggung jawab, dan siap kembali ke masyarakat tanpa stigma negatif,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, Polsek se-Kota Makassar, Bapas, Sakti Peksos, Sentra Wirajaya, RPTC, Babinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, serta PATBM di 15 kecamatan.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah IPDA Sitti Aisyah dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polrestabes Makassar dan Muh. Zulhajar Syam, selaku konselor hukum.

Di akhir sambutan, Ita Isdiana berharap kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi semua pihak untuk memastikan anak-anak di Kota Makassar terlindungi hak-haknya dan mendapat kesempatan tumbuh serta berkembang tanpa diskriminasi.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong terciptanya sistem penanganan ABH yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada pemulihan anak, agar mereka dapat kembali ke lingkungan sosial secara bermartabat dan produktif,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...