SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Partia Artha (UPA) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Mewujudkan Kampus Modern dan Berdampak: Sinergi Peraturan Akademik dan Kolaborasi Strategis” di Kampus Jl. Tun Abdul Razak, Hertasning Baru, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, yang menekankan urgensi reformasi menyeluruh di perguruan tinggi.
Dr. Andi Lukman menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak bisa lagi berjalan dengan cara-cara lama.
“Perhubungan Tinggi tidak boleh biasa-biasa saja. Harus ada riset, pengembangan, dan reformasi dalam tata kelola, SDM, kurikulum, serta layanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa tugas perguruan tinggi bukan hanya meluluskan mahasiswa, tetapi memastikan lulusan benar-benar siap memasuki dunia kerja.
Menurutnya, dua aspek mendesak yang harus dibenahi di UPA adalah peningkatan kualitas SDM dan perbaikan kurikulum. “Pengembangan perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas SDM. Kurikulum juga harus selaras dengan standar industri. Tanpa itu, lulusan tidak akan kompetitif,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Partia Artha, Bastian Lubis, menyebut arahan LLDIKTI IX sebagai dorongan besar bagi kampusnya untuk bergerak lebih progresif.
“Ini terobosan luar biasa. Reformasi pendidikan tinggi memang harus link and match dengan dunia kerja. Patriata sudah mulai menerapkan problem based learning, tapi SDM tetap harus dipacu mengikuti perkembangan teknologi,” katanya.
Bastian memastikan UPA akan segera menindaklanjuti masukan tersebut. “Kami akan rapat internal, mengubah kurikulum dan metode pembelajaran agar selaras dengan harapan yang disampaikan Pak Andi Lukman,” ujarnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar