Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Dukung Pelaksanaan Pembinaan FMD bagi PPPK 2025

Asrul
Asrul

Selasa, 25 November 2025 12:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan mengikuti secara virtual pembukaan Pelatihan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 dari Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Selasa (25/11/2025) yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Hukum Sulawesi Utara, di Bitung.

Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelatihan Teknik Kepemimpinan (Kapusbanglat Tekpim) BPSDM Hukum, Mutia Farida.

Dalam sambutannya, Mutia Farida menegaskan bahwa kegiatan FMD dirancang untuk membentuk aparatur yang memiliki mental tangguh, disiplin tinggi, serta memahami etika profesi ASN yang berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Ia juga menekankan pentingnya komitmen peserta dalam mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan semangat, keteguhan, dan kedisiplinan.

Tahun ini, sebanyak 13 PPPK dari Lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel mengikuti kegiatan di Badiklat Hukum Sulut, Bitung. Mereka terdiri dari 12 PPPK dari Kanwil Kemenkum Sulsel dan 1 orang dari Balai Harta Peninggalan (BHP) Makassar.

Seluruh peserta akan menjalani rangkaian pembinaan intensif yang bertujuan memperkuat karakter dan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Pelaksanaan pelatihan ini turut menggandeng Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII/Bitung, yang berperan memberikan materi pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pelatihan yang lebih komprehensif dan berstandar tinggi.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan penyematan tanda peserta pelatihan oleh penyelenggara sebagai simbol dimulainya rangkaian pembinaan. Dengan semangat dan dukungan penuh dari pimpinan, para peserta PPPK diharapkan dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik dan mampu menerapkan nilai-nilai pembinaan di tempat tugas masing-masing.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan dukungannya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan FMD merupakan investasi penting bagi kualitas kinerja ASN, khususnya PPPK yang baru saja diangkat menjadi ASN.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

“Pelatihan ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN, membangun karakter yang kuat, serta memastikan para PPPK siap menjalankan tugas dengan profesional. Kanwil Kemenkum Sulsel mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mencetak SDM unggul dan berintegritas,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis28 Oktober 2026 18:17
Wuling Bawa Tiga Mobil Elektrifikasi ke GIIAS Makassar 2026, Ada Air ev Spesial Toy Story 5
Wuling Motors menghadirkan tiga model kendaraan elektrifikasi, yakni Air ev, Darion, dan Eksion, dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Sho...
News28 Oktober 2026 17:09
Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot
Mantan Ketua DPRD Morowali periode 2014–2019 Irwan Arya kembali memunculkan diri di media dengan melontarkan kritik keras terhadap operasional PT Va...
News28 Oktober 2026 11:39
PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komunikasi manajemen dan pekerja melalui Program SAIL (Speak, Assess, Integrate, Learn) Batch II yang digelar...
Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...