Logo Sulselsatu

Pangdam XIV Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 03 Desember 2025 13:39

Pangdam XIV Hasanuddin kunjungan ke PT Vale di Pomalaa. Foto: Istimewa.
Pangdam XIV Hasanuddin kunjungan ke PT Vale di Pomalaa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Di tengah langkah besar Indonesia menuju hilirisasi mineral yang berdaya saing global, keberlanjutan dan stabilitas operasi menjadi kunci.

Komando Daerah Militer XIV Hasanuddin, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Bangun Nawoko, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pomalaa untuk melihat langsung progres proyek strategis nasional (PSN) yang dijalankan oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota MIND ID.

Kunjungan ini menandai penguatan sinergi pertahanan–industri, sebuah fondasi penting untuk memastikan pembangunan ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Baca Juga : PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026

Proyek Pomalaa memegang posisi strategis dalam peta hilirisasi nasional. Kawasan ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru yang mendukung transformasi Indonesia dari eksportir raw material menjadi produsen material kritis berkelanjutan untuk rantai pasok kendaraan listrik dunia.

Komitmen PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan dilakukan tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan, mengacu pada standar keselamatan kelas dunia, pengelolaan lingkungan berbasis science & risk-based approach, penguatan peran masyarakat lokal melalui tenaga kerja dan rantai pasok daerah, serta tata kelola operasi yang transparan.

Keberadaan para pemimpin TNI di lapangan menjadi simbol bahwa agenda hilirisasi bukan hanya agenda industri, tetapi juga momentum strategis negara yang membutuhkan perlindungan, kolaborasi, dan stabilitas jangka panjang.

Baca Juga : PT Vale Bangun Fire Shelter Pertama di Bungku Timur, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam berdialog dengan karyawan, meninjau area kerja, dan memastikan kesiapan lapangan terhadap dinamika operasional.

Ia menegaskan, keamanan, kondusifitas sosial, dan kedisiplinan operasional adalah fondasi percepatan pembangunan.

“Ini bukan hanya soal proyek konstruksi. Ini tentang masa depan industri Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, harmonis, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Baca Juga : PT Vale Dukung Kolaborasi Multipihak untuk Kelola Danau Matano Berkelanjutan

Selama sesi pemaparan teknis, manajemen menunjukkan peningkatan progres konstruksi yang konsisten, mulai dari milestone utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga implementasi ketat standar keselamatan kerja.

Data terkini menunjukkan bahwa proyek melaju sesuai timeline percepatan, memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan kehadiran rantai pasok domestik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka dan wilayah sekitarnya.

Head of Project Pomalaa Muhammad Rifai menyampaikan apresiasi. Dukungan Kodam XIV/Hasanuddin memberi energi besar bagi seluruh tim.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

“Rasa aman dan moral yang kuat memengaruhi kualitas kerja di lapangan. Kunjungan Pangdam ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama untuk keberhasilan proyek strategis bangsa,” kata Rifai.

Diskusi di akhir kunjungan menegaskan perlunya mekanisme koordinasi keamanan yang adaptif, cepat, dan responsif terhadap dinamika lapangan, terutama karena aktivitas konstruksi akan semakin meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, Endra Kusuma selaku Director External Relations PT Vale menegaskan pentingnya sinergi jangka panjang ini.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

“Hilirisasi tidak hanya membutuhkan investasi dan teknologi, tetapi juga kestabilan sosial dan keamanan wilayah. Kami bersyukur atas kolaborasi erat dengan TNI. Sinergi ini memastikan bahwa transformasi nikel Indonesia menuju industri berkelanjutan dapat berjalan dengan disiplin, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka dan bangsa,” kata Endra.

Kunjungan ini juga memperkuat bahwa pembangunan Pomalaa bukan hanya proyek industri, tetapi motor percepatan Asta Cita Presiden, sekaligus momentum Indonesia memasuki era mineral kritis yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD28 September 2026 09:23
PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Makassar meminta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 diarahkan u...
Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...