Logo Sulselsatu

Pangdam XIV Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 03 Desember 2025 13:39

Pangdam XIV Hasanuddin kunjungan ke PT Vale di Pomalaa. Foto: Istimewa.
Pangdam XIV Hasanuddin kunjungan ke PT Vale di Pomalaa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Di tengah langkah besar Indonesia menuju hilirisasi mineral yang berdaya saing global, keberlanjutan dan stabilitas operasi menjadi kunci.

Komando Daerah Militer XIV Hasanuddin, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Bangun Nawoko, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pomalaa untuk melihat langsung progres proyek strategis nasional (PSN) yang dijalankan oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota MIND ID.

Kunjungan ini menandai penguatan sinergi pertahanan–industri, sebuah fondasi penting untuk memastikan pembangunan ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Baca Juga : Kedok APL Mulai Terbongkar, Gakkum Buru Jaringan Mafia Perambahan Hutan Lindung Loeha

Proyek Pomalaa memegang posisi strategis dalam peta hilirisasi nasional. Kawasan ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru yang mendukung transformasi Indonesia dari eksportir raw material menjadi produsen material kritis berkelanjutan untuk rantai pasok kendaraan listrik dunia.

Komitmen PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan dilakukan tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan, mengacu pada standar keselamatan kelas dunia, pengelolaan lingkungan berbasis science & risk-based approach, penguatan peran masyarakat lokal melalui tenaga kerja dan rantai pasok daerah, serta tata kelola operasi yang transparan.

Keberadaan para pemimpin TNI di lapangan menjadi simbol bahwa agenda hilirisasi bukan hanya agenda industri, tetapi juga momentum strategis negara yang membutuhkan perlindungan, kolaborasi, dan stabilitas jangka panjang.

Baca Juga : PT Vale dan Masyarakat Adat di Wonua Mekongga Satukan Persepsi Jaga Keberlanjutan Sosial-Ekonomi

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam berdialog dengan karyawan, meninjau area kerja, dan memastikan kesiapan lapangan terhadap dinamika operasional.

Ia menegaskan, keamanan, kondusifitas sosial, dan kedisiplinan operasional adalah fondasi percepatan pembangunan.

“Ini bukan hanya soal proyek konstruksi. Ini tentang masa depan industri Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, harmonis, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Baca Juga : PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi

Selama sesi pemaparan teknis, manajemen menunjukkan peningkatan progres konstruksi yang konsisten, mulai dari milestone utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga implementasi ketat standar keselamatan kerja.

Data terkini menunjukkan bahwa proyek melaju sesuai timeline percepatan, memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan kehadiran rantai pasok domestik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka dan wilayah sekitarnya.

Head of Project Pomalaa Muhammad Rifai menyampaikan apresiasi. Dukungan Kodam XIV/Hasanuddin memberi energi besar bagi seluruh tim.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

“Rasa aman dan moral yang kuat memengaruhi kualitas kerja di lapangan. Kunjungan Pangdam ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama untuk keberhasilan proyek strategis bangsa,” kata Rifai.

Diskusi di akhir kunjungan menegaskan perlunya mekanisme koordinasi keamanan yang adaptif, cepat, dan responsif terhadap dinamika lapangan, terutama karena aktivitas konstruksi akan semakin meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, Endra Kusuma selaku Director External Relations PT Vale menegaskan pentingnya sinergi jangka panjang ini.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

“Hilirisasi tidak hanya membutuhkan investasi dan teknologi, tetapi juga kestabilan sosial dan keamanan wilayah. Kami bersyukur atas kolaborasi erat dengan TNI. Sinergi ini memastikan bahwa transformasi nikel Indonesia menuju industri berkelanjutan dapat berjalan dengan disiplin, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka dan bangsa,” kata Endra.

Kunjungan ini juga memperkuat bahwa pembangunan Pomalaa bukan hanya proyek industri, tetapi motor percepatan Asta Cita Presiden, sekaligus momentum Indonesia memasuki era mineral kritis yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional13 Agustus 2026 14:52
Telkom Kenalkan OCA di DTI-CX 2026, Solusi AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence ...
Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...