SULELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, H. Ruslan Lallo, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, angkatan ke-10 tahun anggaran 2025, di Hotel Karebosi Premier, Kamis (4/12/2025).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, La Heru dan Arifuddin Lewa, yang memaparkan aspek perlindungan anak dari perspektif regulasi hingga implementasi layanan sosial.
Sosialisasi tersebut digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya memastikan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, di tengah meningkatnya berbagai kasus kekerasan dan kejahatan terhadap anak. Kasus-kasus seperti penculikan dan kekerasan, termasuk yang mencuat pada kasus Bilqis, disebut menjadi pengingat bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas bersama.
Dalam sambutannya, politisi dengan tagline Ajjiamo itu menegaskan bahwa keberadaan Perda ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga orang tua, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini penting, anak adalah masa depan kita. Mereka harus hidup aman, damai, dan terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung maraknya perang kelompok yang kerap menyeret anak sebagai korban, baik langsung maupun tidak langsung.
Ruslan menegaskan perlunya kolaborasi antarinstansi, termasuk Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, dalam memverifikasi dan menyelaraskan data anak agar perlindungan dapat berjalan tepat sasaran.
Selain itu, H Ruslan juga juga mengingatkan para orang tua wuntuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi dan pergaulan anak-anak mereka.
“Orang tua harus lebih peduli. Anak-anak kita adalah anggota keluarga yang harus dijaga. Pemerintah, Dinsos, dan Dinas Pendidikan juga harus bekerja bersama memverifikasi data dan memastikan perlindungan berjalan,”ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, Ruslan berharap Perda Kota Layak Anak dapat menjadi payung yang memperkuat sistem perlindungan anak di Makassar, sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan dan masa depan anak dimulai dari kepedulian keluarga dan lingkungan terdekat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar