Logo Sulselsatu

Anggota DPRD Makassar Ruslan Lallo Gelar Sosialisasi Perda Baca Tulis Al-Qur’an, Tegaskan Komitmen Pendidikan Religius

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 06 Desember 2025 21:08

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, H. Ruslan Lallo, kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an. Sosialisasi angkatan ke-12 untuk tahun anggaran 2025 itu berlangsung di Hotel Karebosi Premier, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Muhammad Syarif, serta tokoh agama Maskur Yusuf.

Pada kesempatan tersebut, Ruslan Lallo menegaskan bahwa perda tentang baca tulis Al-Qur’an adalah instrumen penting yang tidak boleh hanya duduk manis sebagai dokumen hukum. Ia menilai, perda tersebut harus hadir langsung di tengah masyarakat sebagai pedoman untuk memperkuat pendidikan keagamaan, terutama bagi generasi muda.

Menurutnya, perubahan sosial yang begitu cepat menuntut penguatan karakter dan nilai spiritual agar masyarakat tetap memiliki landasan moral yang kuat. Ia menekankan bahwa pendidikan baca tulis Al-Qur’an bukan lagi sekadar program formal, tetapi kebutuhan mendasar yang sejalan dengan identitas religius warga Makassar.

“Perda ini bukan hanya regulasi. Ini adalah komitmen moral kita bersama untuk memastikan setiap anak di Kota Makassar memiliki kemampuan dasar dalam membaca dan memahami Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih jauh, Politisi dengan tagline ‘Ajjiamo’ itu menambahkan, keberhasilan implementasi perda sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, para guru mengaji, dan tokoh agama.

Untuk itu, Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi turun langsung merasakan denyut persoalan di lapangan, termasuk keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar di sejumlah wilayah.

Politisi Partai NasDem itu juga menegaskan bahwa dirinya berkomitmen memperjuangkan peningkatan anggaran dan program yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan. Ia menyebut sosialisasi ini hanyalah salah satu bentuk tanggung jawab moral dan politiknya dalam mengawal produk hukum daerah agar benar-benar efektif.

“Kita harus memastikan masyarakat tahu apa yang menjadi hak dan kewajibannya. Sosialisasi seperti ini dibuat agar perda tidak berhenti di meja DPRD, tetapi hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...