Logo Sulselsatu

Sosialisasi Perda Kota Layak Anak, Jufri Pabe Ajak Semua Pihak Ambil Peran

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 07 Desember 2025 18:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, H Jufri Pabe, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak angkatan ke–16 tahun anggaran 2025 di Hotel Continent Centrepoint Pannakukang, Minggu (07/12/2025).

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Anriany Saleng sebagai pemateri pertama dan A Farhan Putra Pratama sebagai pemateri kedua. Keduanya membedah secara komprehensif isi Perda yang mengatur standar, indikator, serta mekanisme penyelenggaraan Kota Layak Anak, mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga penyediaan ruang publik aman dan inklusif bagi anak.

Pada kesempatan tersebut, Jufri Pabe menegaskan bahwa Perda Kota Layak Anak adalah kerangka kebijakan yang tidak boleh berhenti pada tataran administratif.

Sosialisasi perda Anggota DPRD Kota Makassar, H Jufri Pabe.

Ia menilai bahwa kota yang benar-benar layak anak membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, bukan hanya pemerintah.

“Perda ini hadir untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi, bukan sekadar menjadi slogan atau dokumen formal,” ujar Jufri.

Lebih lanjut, Politisi Partai Nasdem menyebut bahwa dinamika persoalan anak di perkotaan semakin kompleks. Mulai dari meningkatnya kekerasan berbasis digital, eksploitasi, hingga akses ruang aman yang masih terbatas. Karena itu, implementasi Perda disebutnya harus responsif dan berbasis data.

“Kita tidak bisa menutup mata. Kota layak anak menuntut kerja nyata, terukur, dan berpihak sepenuhnya pada kepentingan anak,” tegasnya.

Jufri juga menyoroti pentingnya memperkuat peran keluarga sebagai unit utama perlindungan anak. Ia menyatakan bahwa kebijakan publik hanya akan efektif jika diperkuat oleh lingkungan keluarga yang sadar hak anak.

“Rumah adalah benteng pertama. Pemerintah hadir untuk memperkuat, bukan menggantikan peran keluarga,” tambahnya.

Narasumber pertama, Anriany Saleng, menekankan bahwa keberhasilan kota layak anak memerlukan pemantauan berkelanjutan dan pemenuhan indikator yang telah ditetapkan secara nasional.

Sementara A Farhan Putra Pratamamenyoroti tantangan lapangan, khususnya mengenai persebaran fasilitas ramah anak dan pentingnya literasi digital bagi orang tua untuk mengantisipasi risiko kekerasan online.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....
Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...