SULSELSATU.com MAKASSAR – Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengungkapkan realitas pelik pengelolaan parkir di Kota Makassar.
Menurutnya, di lapangan seolah terdapat empat ‘Perumda Parkir’ yang beroperasi secara bersamaan, termasuk oknum parkir berwana cokelat yang berkeliaran menarik pungutan.
“bayangakan ada berapa Perumda parkir di Makassar? ada 4 boss. Perumda Parkir (Kami) Perumda parkir oknum, ada juga parkir yang warna begini (coklat) itu berkeliaran dan di stor. mereka ambil uang juga sebagai oknum.,” ujar Adi, Senin (29/12/2025).
Ia menegaskan, keberadaan oknum parkir tersebut kerap memicu konflik langsung di lapangan. Bahkan, juru parkir resmi Perumda Parkir sering berada dalam posisi serba salah.
“Kalian tidak tahu kalau kami berkelahi di lapangan dengan mereka. Kondisi ini membuat kami serba salah,” ungkapnya.
Adi menyebut, persoalan parkir liar tidak dapat diselesaikan hanya oleh Perumda Parkir. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar pengelolaan parkir berjalan tertib dan sesuai aturan.
Di tengah tantangan tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya tetap melakukan pembenahan dengan mendorong digitalisasi sistem parkir di sejumlah titik sebagai upaya memperbaiki tata kelola dan menekan kebocoran pendapatan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar