Logo Sulselsatu

PT Vale Bersama BPBD dan Mitra Perkuat Edukasi Tanggap Bencana Bagi Siswa SD di Morowali

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 05 Februari 2026 16:24

PT Vale edukasi siswa SD tanggap bencana. Foto: Istimewa.
PT Vale edukasi siswa SD tanggap bencana. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com — Upaya membangun generasi yang sadar risiko dan tangguh dalam menghadapi bencana terus diperkuat di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui kolaborasi lintas sektor, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang merupakan anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID), bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali dan mitranya PT Petrosea Tbk menggelar Sosialisasi Tanggap Bencana bagi Siswa Sekolah Dasar.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026 ini mengusung tema “Siap Siaga, Selamat Bersama: Anak Sekolah Tangguh Bencana.”

Baca Juga : Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia

Sosialisasi dilaksanakan di sekolah-sekolah dasar yang berada di wilayah desa binaan PT Vale IGP Morowali, meliputi SDN Dampala, SDN Siumbatu, SDN 1 dan 2 Onepute Jaya, serta SDN 1 dan 2 Bahomotefe.

Para siswa di sekolah ini dinilai sebagai kelompok strategis dalam menanamkan budaya sadar bencana secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Dalam sosialisasi, para siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar, langkah mitigasi, serta cara bertindak aman saat terjadi keadaan darurat.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Edukasi dirancang secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik usia sekolah dasar agar mudah dipahami dan diterapkan.

Potensi bencana alam yang menjadi fokus utama selama sosialisasi, yaitu gempa bumi yang memiliki tingkat risiko tinggi di wilayah Sulawesi Tengah.

Tidak hanya menyampaikan materi secara konseptual, kegiatan ini juga diperkaya dengan simulasi dan praktik kebencanaan secara langsung, sehingga para siswa memperoleh pengalaman nyata mengenai langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Dengan metode pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami, anak-anak diajak mengenali tanda-tanda terjadinya gempa bumi, memahami prosedur evakuasi yang benar, serta mempraktikkan sikap aman seperti drop, cover, and hold on.

Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme siswa, sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri mereka dalam menghadapi situasi darurat.

“Anak-anak adalah kelompok yang rentan, namun sekaligus memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Dengan pemahaman dan latihan yang tepat, mereka tidak hanya mampu menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga dapat membantu orang-orang di sekitarnya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Morowali Mohammad Ridwan Mangkali.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Mohammad Ridwan pun mengapresiasi terbangunnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat edukasi kebencanaan di daerah.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT Vale dan PT Petrosea dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Morowali,” tambahnya.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Para sekolah merasakan manfaat langsung dari kegiatan sosialisasi ini. Kepala SDN Siumbatu, Serno, menyatakan bahwa dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga oleh para tenaga pendidik.

“Anak-anak terlihat sangat antusias dan kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana bersikap saat terjadi bencana. Mereka juga tampak lebih percaya diri. Harapan kami, pengetahuan ini dapat tertanam kuat dan diterapkan dalam keseharian, serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PT Vale dalam mendorong keselamatan, ketangguhan, dan keberlanjutan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Melalui edukasi dan praktik kebencanaan sejak dini, kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar, kesiapan mental, serta keberanian untuk bertindak tepat saat menghadapi keadaan darurat,” ujar Community Development Officer Bahodopi Salwa mewakili Manajemen PT Vale.

Melalui kegiatan sosialisasi tanggap bencana ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami potensi risiko bencana, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah mitigasi secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan institusi pendidikan menjadi langkah konkret dalam menanamkan budaya sadar dan siaga bencana sejak usia dini, sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Kabupaten Morowali di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...