Logo Sulselsatu

Imlek Jadi Momentum Pererat Persaudaraan, Appi: Makassar Milik Kita Bersama

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 18 Februari 2026 19:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Imlek Bersama Seluruh Warga Tionghoa Makassar yang berlangsung di Balai M Jusuf Manunggal, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wujud kebersamaan antara Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat Tionghoa di Kota Daeng.

Dalam kesempatan itu, Munafri yang akrab disapa Appi hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi Tionghoa di Makassar.

Perayaan Imlek merupakan tradisi tahunan yang dirayakan oleh etnis Tionghoa sebagai bentuk rasa syukur atas pergantian tahun serta penghormatan kepada leluhur.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai nuansa merah khas Imlek yang melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan baru.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga Tionghoa yang merayakan Tahun Baru Imlek. Ia berharap perayaan tahun ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Kota Makassar.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang hari ini melaksanakan perayaan Imlek,” ucap Appi.

“Kami berharap Imlek tahun ini terus memberikan keberkahan untuk kita semua, khususnya saudara-saudara Tionghoa yang ada di Kota Makassar,” sambung Munafri.

Kegiatan Imlek Bersama tersebut tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga simbol kuatnya harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama di Kota Makassar, yang selama ini dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai keberagaman dan persatuan.

Lebih lanjut, Appi menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin di Kota Makassar merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.

Ia menyebut, persaudaraan yang telah terbangun selama ini tidak boleh luntur oleh perbedaan latar belakang suku, agama, maupun budaya.

Lanjut dia, kebersamaan menjaga Makassar tidak akan pernah lekang oleh waktu. Apalagi, di Kota Makassar ini sudah terjalin persaudaraan tanpa membeda-bedakan siapa dan dari mana dia berasal.

“Yang terpenting hari ini adalah bagaimana kita membangun kebersamaan dan memperkuat toleransi untuk membangun Kota Makassar yang kita cintai,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Munafri juga kembali mengucapkan Selamat Imlek kepada seluruh warga Tionghoa yang hadir dan berharap Tahun Kuda Api membawa semangat baru dalam mempererat persatuan serta mendorong kemajuan Kota Makassar.

Ia menuturkan bahasa istilah umum diucapkan pada momentum Imlek “Gong Xi Fa Cai” secara harfiah berarti ‘Selamat, semoga kamu mendapatkan kekayaan/kemakmuran yang melimpah’.

“Sekali lagi kami mengucapkan Selamat Imlek untuk seluruh saudara-saudara Tionghoa. Mudah-mudahan berkah di Tahun Kuda Api tahun ini menjadi berkah untuk kita semua. Gong Xi Fa Cai,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...